TULUNGAGUNG – Pemulangan Jemaah Haji Tulungagung Dimulai 28 Juni, Tiba Bergelombang hingga 1 Juli.
Proses pemulangan jemaah haji Tulungagung tahun 1447 Hijriah resmi dimulai pada Minggu (28/6). Ribuan jemaah yang telah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci mulai kembali ke daerah asal secara bertahap melalui beberapa kelompok terbang (kloter) hingga 1 Juli mendatang.
Kepulangan dilakukan secara bergelombang, dengan jadwal kedatangan yang masih bersifat estimasi.
Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor teknis perjalanan, mulai dari waktu kedatangan pesawat, proses penerimaan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, hingga perjalanan darat menuju Tulungagung.
Meski proses pemulangan jemaah haji Tulungagung telah dijadwalkan secara rinci, pihak Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung mengingatkan bahwa perubahan waktu kedatangan masih mungkin terjadi. Karena itu, keluarga diminta terus memantau informasi resmi panitia haji daerah.
Baca Juga: Lima Jemaah Haji Tulungagung Wafat di Tanah Suci pada Pelaksanaan Haji 1447 H
Sebanyak 1.163 Jemaah Masih dalam Proses Kepulangan Bertahap
Kepala Kantor Kemenhaj Tulungagung, Suryani, menjelaskan bahwa total jemaah haji asal daerah tersebut tahun ini mencapai 1.174 orang. Angka tersebut berkurang satu dari kuota awal 1.175 calon jemaah karena adanya satu calon jemaah atas nama Faridil yang batal berangkat.
Dari total keberangkatan tersebut, lima jemaah tidak dapat mengikuti proses pemulangan jemaah haji Tulungagung karena wafat saat berada di Tanah Suci.
Selain itu, enam jemaah lainnya telah kembali lebih dulu ke Indonesia melalui mekanisme kepulangan terpisah dari beberapa kloter.
“Enam jemaah yang pulang lebih dulu berasal dari beberapa kloter, yakni 2 orang dari kloter 32, 2 orang dari kloter 34, dan 2 orang dari Kloter 102,” ujar Suryani.
Dengan demikian, sebanyak 1.163 jemaah masih menjalani proses kepulangan secara bertahap menuju Tulungagung.
Proses ini menjadi bagian dari rangkaian panjang pemulangan jemaah haji Tulungagung yang berlangsung hampir sepekan.
Baca Juga: Jemaah Haji Tulungagung Kloter 102 Tiba, Suasana Haru Pecah Saat Bertemu Keluarga
Jadwal Kedatangan Bergelombang, Kloter 102 hingga 112
Suryani menyebutkan bahwa pemulangan jemaah haji Tulungagung mulai berlangsung pada Minggu (28/6) dengan kedatangan kloter awal.
Sejumlah kelompok terbang dijadwalkan tiba secara bergelombang, dimulai dari kloter 102 hingga kloter 105.
Kepadatan jadwal kepulangan membuat proses kedatangan jemaah tidak berlangsung serentak. Setiap kloter memiliki waktu kedatangan berbeda, menyesuaikan jadwal penerbangan dari Arab Saudi serta proses transit di Embarkasi Surabaya.
Kloter terakhir yang dijadwalkan dalam rangkaian pemulangan jemaah haji Tulungagung adalah kloter 112. Rombongan ini diperkirakan tiba di Tulungagung pada Rabu (1/7) dini hari, menandai berakhirnya proses kepulangan jemaah haji tahun ini.
“Jadwal bisa berubah menyesuaikan kondisi perjalanan. Kami berharap keluarga tetap mengikuti informasi resmi dari panitia haji daerah,” kata Suryani menegaskan.
Baca Juga: Ribuan Jamaah Calon Haji Tulungagung Diberangkatkan, Tiga Batal, Satu Meninggal Dunia
Duka dan Harapan di Balik Proses Kepulangan
Di tengah berlangsungnya pemulangan jemaah haji Tulungagung, terdapat pula kabar duka dari Tanah Suci. Sebanyak lima jemaah dilaporkan wafat selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Kemenhaj Tulungagung menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan mendoakan agar para almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Meski demikian, proses kepulangan jemaah lainnya tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Rangkaian pemulangan jemaah haji Tulungagung tahun ini menjadi momentum yang dinantikan keluarga di daerah. Antusiasme penyambutan diperkirakan meningkat seiring kedatangan jemaah secara bertahap hingga awal Juli.
Sementara itu, panitia menegaskan pentingnya ketenangan dan koordinasi keluarga dalam menyambut kedatangan jemaah agar proses penjemputan berjalan tertib dan lancar hingga kloter terakhir tiba.(bac)
Editor : Vidya Sajar Fitri