TULUNGAGUNG – Pemadaman listrik mendadak di Tulungagung menjadi sorotan Ketua Umum 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana.
Menyikapi keluhan masyarakat yang masih sering terjadi di sejumlah wilayah, ia meminta PT PLN (Persero) UP3 Tulungagung menghindari pemadaman tanpa pemberitahuan serta mengumumkan jadwal pemadaman terencana minimal 1x24 jam sebelum pelaksanaan.
Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada PT PLN (Persero) UP3 Tulungagung sebagai masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Menurutnya, pemadaman listrik mendadak di Tulungagung berdampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat sehingga diperlukan sistem informasi yang lebih baik.
Selain meminta agar pemadaman listrik mendadak di Tulungagung diminimalkan, Rahmat Putra Perdana yang akrab disapa Dana juga berharap masyarakat memperoleh pemberitahuan lebih awal apabila pemadaman terencana memang harus dilakukan.
Dengan demikian, pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan yang bergantung pada pasokan listrik.
Minta Jadwal Pemadaman Disampaikan Minimal 1x24 Jam Sebelumnya
Dana menilai listrik telah menjadi kebutuhan pokok yang menopang hampir seluruh aktivitas masyarakat. Tidak hanya untuk rumah tangga, pasokan listrik juga menjadi penunjang kegiatan pendidikan, dunia usaha, hingga pelayanan publik.
Karena itu, ia menilai keandalan jaringan serta kualitas pelayanan kepada pelanggan perlu terus ditingkatkan oleh PLN.
"Keandalan jaringan dan kualitas layanan dinilai perlu terus ditingkatkan," tegasnya saat dikonfirmasi, Senin (29/6).
Dalam pertemuan dengan PLN, Dana secara khusus meminta agar pemadaman listrik mendadak dapat dihindari. Jika terdapat pekerjaan atau kondisi yang mengharuskan pemadaman terencana, ia berharap informasi kepada masyarakat diberikan paling lambat sehari sebelumnya.
Menurutnya, pemberitahuan minimal 1x24 jam sebelum pemadaman akan membantu pelanggan mengantisipasi berbagai aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik.
Dorong Peningkatan Informasi Gangguan dan Edukasi Kelistrikan
Selain menyoroti pemadaman listrik, Dana juga menyampaikan sejumlah masukan lain terkait peningkatan pelayanan kepada pelanggan.
Ia mendorong PLN memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai layanan kelistrikan agar pelanggan lebih memahami berbagai prosedur maupun layanan yang tersedia.
Di samping itu, penyampaian informasi saat terjadi gangguan listrik juga diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sehingga masyarakat tidak menunggu tanpa kepastian.
Dana turut meminta adanya penertiban kabel internet yang terpasang pada tiang listrik sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penataan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan.
Soroti Keselamatan Instalasi Listrik Pelanggan
Tidak hanya pelayanan, Dana juga menyoroti aspek keselamatan instalasi listrik yang digunakan masyarakat.
Menurutnya, pihak ketiga atau instalatir listrik memiliki peran penting dalam memastikan instalasi pelanggan telah memenuhi standar keamanan.
Karena itu, setiap instalasi listrik pelanggan diharapkan telah dilengkapi Sertifikat Laik Operasi (SLO) sebagai bentuk jaminan bahwa instalasi tersebut aman digunakan.
Melalui berbagai masukan tersebut, Dana berharap pelayanan PT PLN (Persero) UP3 Tulungagung semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang sangat bergantung pada pasokan listrik setiap hari.
"Kami berharap PLN terus meningkatkan pelayanan yang profesional, cepat, transparan, dan bertanggung jawab sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kelistrikan yang semakin baik," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, PT PLN (Persero) UP3 Tulungagung belum memberikan tanggapan resmi atas aspirasi yang disampaikan tersebut. Pihak PLN disebutkan akan mengeluarkan pernyataan resmi terkait masukan yang disampaikan mengenai pelayanan kelistrikan di wilayah Tulungagung.(sri)
Editor : Vidya Sajar Fitri