Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cegah Stunting dan TB, Heru Tjahjono Ajak Warga Tulungagung Sukseskan GERMAS Menuju Indonesia Emas 2045

Sandy Sri Yuwana • Minggu, 5 Juli 2026 | 04:58 WIB
Heru Tjahjono berfoto bersama warga setelah melakukan sosialisasi Germas di UIN SATU Tulungagung, Sabtu (4/7).
Heru Tjahjono berfoto bersama warga setelah melakukan sosialisasi Germas di UIN SATU Tulungagung, Sabtu (4/7).

 

RADAR TULUNGAGUNG – Anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono mengajak masyarakat menjadikan pola hidup sehat sebagai budaya untuk menekan angka stunting dan tuberkulosis (TB). Ajakan tersebut disampaikan dalam sosialisasi bertajuk "Cegah Stunting dan TB dengan GERMAS Menuju Indonesia Emas 2045" yang digelar bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di UIN SATU Tulungagung, Sabtu pagi (4/7).

 

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mereka memperoleh edukasi mengenai pentingnya penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai langkah preventif dalam mencegah stunting maupun penyebaran tuberkulosis yang hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan nasional.

 

Heru Tjahjono mengatakan, terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada pembangunan ekonomi, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang sehat sejak dini.

 

"Indonesia Emas 2045 hanya bisa diwujudkan apabila kita memiliki generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Karena itu, pencegahan stunting dan tuberkulosis harus menjadi perhatian bersama. Jangan menunggu sakit, tetapi biasakan hidup sehat mulai dari keluarga," ujarnya.

 

Menurut Heru, GERMAS menjadi salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Melalui gerakan tersebut, masyarakat didorong membiasakan aktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

 

"Stunting dan TB sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat memahami bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan," katanya.

 

Mantan Bupati Tulungagung itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting sekaligus mengeliminasi tuberkulosis.

 

"Ini bukan hanya tugas pemerintah atau tenaga kesehatan. Semua pihak memiliki peran, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh masyarakat hingga pemerintah daerah. Jika kita bergerak bersama, saya optimistis target Indonesia bebas stunting dan mampu menekan kasus TB dapat tercapai," tegasnya.

 

Sementara itu, sosialisasi yang digelar bersama Kementerian Kesehatan RI tersebut menghadirkan materi mengenai pencegahan stunting sejak masa kehamilan, pemenuhan gizi seimbang bagi ibu dan anak, pentingnya sanitasi yang layak, serta deteksi dini dan pengobatan tuberkulosis agar penularannya dapat dihentikan.

 

Peserta juga diajak menerapkan kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik secara rutin, konsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, dan memanfaatkan layanan kesehatan untuk pemeriksaan berkala.

 

Melalui kegiatan ini, Heru berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya GERMAS sebagai fondasi menciptakan generasi sehat, berkualitas, dan mampu menjadi pilar utama menuju Indonesia Emas 2045. (sri)

Editor : Sandy Sri Yuwana
#Heru Tjahjono #tulungagung #germas #stunting #tb