Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pokdarwis Pantai Nglinci Harapkan Dukungan Pemerintah Daerah untuk Kembangkan Wisata Swadaya di Pesisir Selatan Tulungagung

Sandy Sri Yuwana • Senin, 6 Juli 2026 | 10:47 WIB
Dua cewek asal Kediri menikmati panorama Pantai Nglinci di Desa/Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung. Pengelolaan masih dilakukan secara mandiri oleh pokdarwis dan membutuhkan sokongan dari pemkab.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Dua cewek asal Kediri menikmati panorama Pantai Nglinci di Desa/Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung. Pengelolaan masih dilakukan secara mandiri oleh pokdarwis dan membutuhkan sokongan dari pemkab.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Nglinci mengharapkan dukungan pemerintah daerah untuk pengembangan destinasi wisata di pesisir selatan Tulungagung yang selama ini masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat.

Pantai Nglinci di Dusun Panggungpucung, Desa/Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, menjadi salah satu destinasi yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih optimal.

Harapan Pokdarwis Pantai Nglinci mengharapkan dukungan pemerintah daerah untuk pengembangan destinasi wisata tersebut disampaikan Ketua Pokdarwis Pantai Nglinci, Tulus.

Dia menyebut, potensi wisata di kawasan selatan sebagian besar masih berkembang melalui inisiatif masyarakat tanpa dukungan maksimal dari pemerintah.

Menurutnya, Pantai Nglinci menawarkan panorama alam yang masih asri, mulai dari laut lepas, tebing karang, hingga hamparan pasir putih alami yang mulai dikenal wisatawan.

Namun, pengelolaan yang masih terbatas membuat pengembangannya belum optimal.

“Harapan kami, pemkab segera menangkap potensi wisata di wilayah selatan. Akses menuju lokasi sebenarnya sudah mulai terbuka sehingga akan lebih mudah jika ada perhatian untuk pengembangannya,” ujarnya.

Baca Juga: Pantai Tematik Popoh Tulungagung Masih Menunggu Dukungan KKP, Pemkab Siapkan Konsep Wisata Edukasi Kampung Nelayan

Dikelola Swadaya, Fasilitas Dibangun Mandiri

Tulus menjelaskan, seluruh fasilitas di Pantai Nglinci saat ini dibangun secara swadaya oleh Pokdarwis tanpa bantuan pemerintah.

Pengembangan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan kelompok masyarakat setempat.

Meski terbatas, upaya tersebut tetap dilakukan untuk menjaga agar kawasan wisata tetap bisa dikunjungi dengan nyaman.

Pokdarwis juga terus melakukan penataan kawasan secara gotong royong oleh 11 anggota yang aktif setiap hari.

“Semua yang ada di sini dibangun sendiri oleh pokdarwis. Sampai sekarang belum ada bantuan. Kami mengembangkan sedikit demi sedikit sesuai kemampuan,” jelasnya.

Baca Juga: Libur Sekolah Dimulai, Wisata Pantai Tulungagung Dijaga Ketat Polisi, Pengunjung Diingatkan Jangan Nekat Bermain di Area Berbahaya

Kendala Akses dan Legalitas Pengelolaan

Selain keterbatasan fasilitas, keluhan wisatawan juga masih banyak berkaitan dengan akses jalan menuju Pantai Nglinci.

Jalan dari jalur utama menuju lokasi dinilai masih perlu pembenahan agar lebih nyaman dilalui pengunjung.

“Pengunjung banyak yang mengeluhkan kondisi akses masuk. Kami hanya bisa meminta mereka bersabar karena memang itu di luar kewenangan kami,” kata Tulus.

Saat ini, pengelolaan Pantai Nglinci dilakukan melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan Perhutani sejak 2022.

Hal itu dilakukan karena sebagian area pantai berada di kawasan hutan sehingga membutuhkan dasar pengelolaan yang jelas.

Namun hingga kini, pengelola belum memberlakukan tiket masuk kepada wisatawan.

Pengunjung hanya dikenakan biaya penitipan kendaraan karena proses legalitas pengelolaan masih dalam tahap penyelesaian.

“Kami belum menarik retribusi masuk. Yang ada hanya biaya penitipan kendaraan. Legalitasnya masih berproses sehingga kami memilih menunggu sampai semuanya benar-benar selesai,” ungkapnya.

Baca Juga: PAD Pariwisata Tulungagung Terancam Anjlok 50 Persen, Pantai Gemah Tak Bisa Tarik Retribusi Akibat Aturan KHDPK

Harapan Pengembangan Lebih Lanjut

Dengan segala keterbatasan tersebut, Pokdarwis Pantai Nglinci tetap optimistis potensi wisata di kawasan tersebut dapat berkembang.

Keindahan alam serta karakteristik Pantai Nglinci dinilai menjadi modal penting untuk menjadikannya destinasi unggulan di Kecamatan Pucanglaban.

Nama Pantai Nglinci sendiri memiliki keunikan tersendiri, diambil dari batu besar di bibir pantai yang jika dilihat dari ketinggian menyerupai seekor kelinci.

Ciri khas ini menjadi identitas yang memperkuat daya tarik wisata baru di pesisir selatan Tulungagung.

Tulus berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian, terutama pada peningkatan akses jalan dan kepastian legalitas pengelolaan.

Dengan demikian, pengembangan wisata dapat berjalan lebih cepat dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dengan dukungan yang tepat, Pantai Nglinci dinilai berpeluang menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata di wilayah selatan Tulungagung.(sri)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#pengembangan wisata pesisir selatan #pokdarwis pantai nglinci #pantai nglinci tulungagung #wisata swadaya tulungagung #Wisata Pucanglaban