Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Longsor Tulungagung Tutup Jalur Penghubung Trenggalek, Material Sepanjang 100 Meter Belum Tertangani

Cholifatun Nisak • Selasa, 7 Juli 2026 | 16:23 WIB
Longsor Tulungagung menutup jalur utama penghubung Trenggalek via Pagerwojo sepanjang 100 meter. Akses warga dan distribusi susu ikut terganggu.
Longsor Tulungagung menutup jalur utama penghubung Trenggalek via Pagerwojo sepanjang 100 meter. Akses warga dan distribusi susu ikut terganggu.

 

TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COMLongsor Tulungagung kembali mengganggu akses transportasi antarwilayah. Tanah longsor sepanjang 100 meter menutup total jalur utama penghubung Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek melalui Kecamatan Pagerwojo, Jawa Timur.

Peristiwa longsor Tulungagung tersebut terjadi pada Jumat sore di wilayah Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Hingga Sabtu siang, jalur utama tersebut masih belum dapat digunakan karena proses pembersihan material longsor belum sepenuhnya selesai.

Baca Juga: KKS Bansos Tidak Aktif? Ini Penyebab Saldo PKH dan BPNT Tak Kunjung Masuk Meski Sudah Punya Kartu

Material Longsor Tutup Jalan Hingga 100 Meter

Berdasarkan informasi di lokasi, material longsor menutup badan jalan dengan panjang mencapai sekitar 100 meter. Ketebalan timbunan material bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 2 meter.

Kondisi tersebut membuat akses kendaraan dari Tulungagung menuju Trenggalek maupun sebaliknya melalui jalur Pagerwojo terputus sementara.

Pengguna jalan yang biasanya melintas di jalur tersebut terpaksa mencari rute alternatif untuk mencapai tujuan.

Namun, jalur alternatif yang tersedia memiliki kondisi berbeda. Sejumlah warga menyebut jalan alternatif tersebut lebih sempit dan licin sehingga pengguna kendaraan harus lebih berhati-hati saat melintas.

Distribusi Susu Peternak Warga Terganggu

Dampak longsor tidak hanya dirasakan oleh pengguna jalan, tetapi juga masyarakat yang bergantung pada akses tersebut untuk aktivitas ekonomi.

Salah satu sektor yang terdampak adalah distribusi susu dari peternakan warga. Terhambatnya akses jalan membuat proses pengiriman susu mengalami kendala.

Warga berharap penanganan longsor dapat segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Proses pengangkutan material longsor sendiri tidak dapat dilakukan secara langsung menggunakan kendaraan besar karena kondisi medan. Material harus dipindahkan secara bertahap atau dilangsir menggunakan kendaraan berukuran kecil.

Metode tersebut membuat proses pembersihan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Longsor Sudah Terjadi Tiga Kali dalam Enam Bulan

Kejadian longsor di wilayah tersebut bukan pertama kali terjadi. Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, lokasi yang sama tercatat telah mengalami bencana longsor sebanyak tiga kali.

Kondisi geografis wilayah Pagerwojo yang memiliki kontur perbukitan membuat sejumlah titik jalan rawan mengalami longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat melakukan penanganan jangka panjang, tidak hanya membersihkan material ketika longsor terjadi.

Upaya pencegahan seperti penguatan tebing, perbaikan drainase, serta pemetaan titik rawan longsor dinilai penting untuk mengurangi risiko kejadian serupa.

Pemerintah Diminta Percepat Penanganan

Penutupan jalur utama Tulungagung-Trenggalek melalui Pagerwojo menjadi perhatian karena jalur tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat.

Selain digunakan untuk aktivitas harian warga, jalan tersebut juga menjadi akses pendukung kegiatan ekonomi, termasuk distribusi hasil peternakan dan pertanian.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat mempercepat proses evakuasi material longsor sehingga akses transportasi segera kembali terbuka.

Dengan kondisi jalan yang masih tertutup total, pengguna jalan diimbau memilih jalur alternatif yang aman serta tetap berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca kurang mendukung.

Baca Juga: Cara Aktivasi Rekening Bansos yang Sudah Tidak Aktif, Pemilik KKS Jangan Langsung Datang ke Bank

Editor : Cholifatun Nisak
#Pagerwojo Tulungagung #Bencana Alam Tulungagung #jalur tulungagung trenggalek #tanah longsor #longsor tulungagung