RADAR TULUNGAGUNG - Upaya pencarian terhadap seorang pemancing asal Kecamatan Ngantru yang dilaporkan hilang di Sungai Brantas kemarin (8/7) masih terus dilakukan. Hingga hari ketiga pencarian, tim gabungan belum berhasil menemukan keberadaan korban.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji mengatakan, laporan orang hilang diterima dari pihak keluarga pada Senin sore. Setelah menerima laporan tersebut, tim gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat korban memancing.
"Laporan dari pihak keluarga, kami terima pada Senin sore. Setelah menerima laporan tersebut, tim langsung melakukan upaya pencarian," ujarnya.
Sehari setelah laporan diterima, tim menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Di antaranya, sepeda motor, sandal, serta peralatan memancing yang berada di belakang Balai Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru.
"Pada hari Selasa, sepeda motor korban, sandal, serta peralatan memancing ditemukan di belakang Balai Desa Srikaton," katanya.
Meski demikian, hingga kini keberadaan korban masih menjadi misteri. Tim gabungan belum dapat memastikan penyebab hilangnya korban karena belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada lokasi pasti tempat korban memancing.
Menurut Sudarmaji, dugaan korban terpeleset ke Sungai Brantas masih belum dapat dipastikan. Sebab tidak ada saksi yang melihat secara langsung peristiwa tersebut.
"Sampai saat ini kami belum bisa memastikan penyebabnya. Lokasi korban memancing juga masih dalam pencarian sehingga kami belum bisa menyimpulkan apakah korban terpeleset atau mengalami kejadian lain," jelasnya.
Kendala lain yang dihadapi tim di lapangan adalah minimnya informasi dari saksi. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban diduga pergi memancing seorang diri sehingga tidak ada orang yang mengetahui pasti kronologi kejadian.
"Berdasarkan laporan tim di lapangan, hingga hari ini korban masih belum ditemukan. Kami juga belum mendapatkan keterangan dari saksi karena korban diduga pergi memancing seorang diri," ungkapnya.
Saat ini BPBD bersama unsur SAR, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Brantas. Operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
"Sesuai prosedur, operasi pencarian kami lakukan selama tujuh hari. Selama masa itu tim akan terus melakukan penyisiran," pungkas Sudarmaji.
Editor : Rahiiq Al Bachri