RADAR TULUNGAGUNG - Keputusan mengambil celah untuk mendahului kendaraan di jalan raya harus dilakukan dengan perhitungan matang. Sebab, sedikit kesalahan dalam memperkirakan kondisi jalan maupun kendaraan dari arah berlawanan dapat berujung fatal.
Seperti kecelakaan yang terjadi di Kecamatan Sumbergempol hingga menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia. Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Wonorejo, tepatnya depan bangunan KDMP, Kecamatan Sumbergempol, Kamis (9/7) sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban Agus Mukiban, 48, warga Dusun Krajan 3 RT 001/RW 005, Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor Honda Scoopy bernopol AG 2804 REV yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan Toyota Innova Reborn bernopol AG 1043 SY.
Kapolsek Sumbergempol AKP Moh. Anshori mengatakan, peristiwa tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan serta pemeriksaan awal terkait kejadian tersebut.
"Setelah mendapat laporan dari masyarakat, Pamapta bersama anggota piket mendatangi TKP untuk melakukan penanganan adanya laka lantas," ujarnya.
Berdasarkan hasil keterangan awal, kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dari arah selatan menuju utara. Saat berada di lokasi kejadian, korban diduga berusaha mendahului sebuah mobil Honda Mobilio yang berada di depannya.
Namun, ketika upaya mendahului tersebut dilakukan, dari arah berlawanan muncul mobil Toyota Innova Reborn warna hitam yang dikemudikan Muh Nurhuda, 38, warga Dusun Sanan RT 002/RW 003, Desa Balesono, Kecamatan Ngunut.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
"Pengendara sepeda motor Honda Scoopy datang dari arah selatan menuju utara. Saat sampai di lokasi, pengendara berusaha mendahului mobil Honda Mobilio yang tidak diketahui identitasnya. Setelah berhasil mendahului, bersamaan datang kendaraan dari arah berlawanan sehingga terjadi laka lantas," terang AKP Moh. Anshori.
Usai kejadian, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Dari kejadian tersebut, polisi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hendak melakukan manuver mendahului kendaraan lain. Pengendara diminta memastikan kondisi jalan, jarak aman, serta memperhatikan kendaraan yang datang dari arah berlawanan.
Sebab, tindakan mendahului kendaraan tanpa perhitungan matang dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Editor : Rahiiq Al Bachri