RADAR TULUNGAGUNG – Sinergi yang solid antara Pemerintah Desa Karangtalun, TNI, dan Polri kembali membuahkan hasil membanggakan.
Berkat kolaborasi yang terjalin dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pemerintah, Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, dipercaya menjadi wakil Kabupaten Tulungagung dalam Lomba Apresiasi Tiga Pilar Kamtibmas tingkat Polda Jawa Timur.
Kepercayaan tersebut ditandai dengan penyerahan penghargaan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto kepada Tiga Pilar Desa Karangtalun dalam apel yang digelar di Markas Polres Tulungagung, Senin (13/7).
Penghargaan diberikan kepada Kepala Desa Karangtalun, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Karangtalun sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan membangun kolaborasi yang efektif dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Baca Juga: Tradisi Sakral Tombak Korowelang Dijamasi, Pemdes Ringinpitu Tulungagung Bersihkan Hati dan Pikiran
Kepala Desa Karangtalun, Agus Imam Wijayanto, M.Si., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Karangtalun untuk mewakili Kabupaten Tulungagung pada ajang tingkat Polda Jawa Timur tersebut.
"Atas nama Pemerintah Desa Karangtalun, kami mengucapkan terima kasih kepada AKBP Ihram Kustarto Kapolres Tulungagung yang telah memberikan kepercayaan kepada Desa Karangtalun untuk mewakili Kabupaten Tulungagung dalam Lomba Apresiasi Tiga Pilar Kamtibmas tingkat Polda Jawa Timur. Ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi kami," ujarnya.
Menurut Agus Imam Wijayanto, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh unsur Tiga Pilar untuk terus memperkuat sinergi dan meningkatkan etos kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Penghargaan ini membuat kami semakin termotivasi untuk meningkatkan sinergitas dan etos kerja Tiga Pilar dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Desa Karangtalun," katanya.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari komunikasi dan koordinasi yang selama ini terus dibangun antara pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Setiap program maupun kegiatan selalu mengedepankan langkah preventif dan mitigasi agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Tiga Pilar Desa Karangtalun juga aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah.
Salah satunya melalui penguatan ketahanan pangan serta melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui keberadaan tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Desa Karangtalun.
"Prinsip kami adalah mencegah sebelum masalah muncul. Karena itu komunikasi dan koordinasi selalu kami jaga agar setiap persoalan dapat diantisipasi sejak awal," jelas Agus.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah, Tiga Pilar Desa Karangtalun juga secara rutin menjalin komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat, mulai lembaga desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kalangan pemuda.
Melalui kegiatan sambang warga, Tiga Pilar hadir langsung di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
Apabila muncul persoalan di tengah masyarakat, penyelesaiannya selalu diupayakan melalui pendekatan musyawarah dan kekeluargaan.
Pemerintah desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas berperan sebagai fasilitator agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan.
Penghargaan yang diberikan Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, TNI, dan Polri mampu menciptakan stabilitas keamanan sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan di tingkat desa.
Melalui semangat kebersamaan dan sinergi yang terus terjaga, Desa Karangtalun optimistis mampu membawa nama baik Kabupaten Tulungagung pada ajang Lomba Apresiasi Tiga Pilar Kamtibmas tingkat Polda Jawa Timur, sekaligus terus menghadirkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(rin)
Editor : Vidya Sajar Fitri