Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Respon Cepat DAMKAR Tulungagung Cegah Api Merembet ke Pemukiman

Rahiiq Al Bachri • Rabu, 15 Juli 2026 | 20:11 WIB
Kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke lahan pertanian lain maupun permukiman warga. (DAMKAR TULUNGAGUNG)
Kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke lahan pertanian lain maupun permukiman warga. (Ilustrasi AI)

Radar Tulungagung - Respons cepat Pemadam Kebakaran (Damkar) Tulungagung berhasil mencegah kebakaran lahan tebu di Dusun Ngantru, RT 02/RW 02, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Selasa (14/7) sore, meluas ke lahan pertanian lain maupun permukiman warga. Meski sekitar 80 ru lahan tebu hangus terbakar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kasi Operasional dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan, laporan kebakaran diterima pada pukul 16.18 WIB dari Dwi, petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI). Tiga menit kemudian, petugas langsung diberangkatkan menuju lokasi.

"Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 16.21 WIB. Tim tiba di tempat kejadian sekitar pukul 16.41 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman," ujar Bambang.

Dalam penanganan tersebut, Damkar mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai air. Personel kemudian melakukan penyemprotan dari beberapa sisi untuk memutus jalur rambatan api sekaligus membasahi area yang masih menyimpan bara.

Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 17.20 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 80 ru lahan tebu milik Mustaqim hangus terbakar dengan estimasi kerugian material mencapai Rp10 juta. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

"Kebakaran menghanguskan lahan tebu sekitar 80 ru. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dalam proses penyelidikan," jelasnya.

Bambang mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat musim kemarau karena kondisi vegetasi yang kering membuat api lebih mudah menyebar. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran terbuka serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

"Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang api bisa dikendalikan sebelum meluas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka dan segera menghubungi Damkar apabila melihat kebakaran," pungkasnya. 

Editor : Rahiiq Al Bachri
Sumber : Radar Tulungagung
lahan tebu kebakaran damkar radarjawapostulungagung kebakaran ngantru