CCTV jadi Kunci Ungkap Kronologi, Satlantas Telusuri Rekaman Kamera Usai Kecelakaan di Karangwaru

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:31 WIB
Petugas Satlantas olah TKP, memeriksa barang bukti, dan menganalisis rekaman CCTV sebagai bagian penting untuk mengungkap kronologi kejadian.(Ilustrasi AI)
Petugas Satlantas olah TKP, memeriksa barang bukti, dan menganalisis rekaman CCTV sebagai bagian penting untuk mengungkap kronologi kejadian.(Ilustrasi AI)

 Radar Tulungagung - Rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi salah satu alat bukti utama yang tengah ditelusuri Satlantas Polres Tulungagung untuk mengungkap penyebab kecelakaan dua sepeda motor di jalan umum masuk Kelurahan Karangwaru, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, Senin (27/7) sekitar pukul 12.30 WIB. Rekaman tersebut diharapkan dapat memperjelas detik-detik sebelum benturan terjadi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung Ipda Armando Satya Putra Pratama mengatakan, selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi, petugas juga menelusuri kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi.

"Penelusuran rekaman CCTV dilakukan untuk melengkapi alat bukti sekaligus memastikan kronologi peristiwa secara utuh. Dari hasil tersebut nantinya akan diketahui bagaimana sebenarnya kecelakaan itu terjadi," ujarnya.

Menurut Armando, rekaman CCTV memiliki peran penting untuk mencocokkan hasil olah TKP dengan keterangan para saksi. Dengan begitu, penyidik dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai posisi kendaraan, arah laju, hingga kondisi lalu lintas sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

Ia menegaskan, hingga saat ini penyebab pasti kecelakaan belum dapat disimpulkan karena seluruh alat bukti masih dalam proses pendalaman. Polisi juga masih mengumpulkan informasi tambahan untuk memastikan setiap fakta yang ditemukan dapat dipertanggungjawabkan.

"Penyelidikan masih terus berjalan. Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan karena seluruh alat bukti, termasuk rekaman CCTV, masih kami pelajari," katanya.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario AG 4198 RFZ yang dikendarai IF (29), warga Desa Bendo, Kecamatan Gondang, dan Honda Scoopy AG 3315 RDZ yang dikendarai KNM (18), warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang. Akibat benturan tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Armando mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan. Menurutnya, proses penyelidikan masih berlangsung dan hasil akhirnya akan disampaikan setelah seluruh bukti selesai dianalisis.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan sebelum proses penyelidikan selesai. Kami akan menyampaikan hasilnya setelah seluruh fakta berhasil kami kumpulkan," tegasnya.

Satlantas Polres Tulungagung memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga kronologi kecelakaan dapat diungkap secara utuh. Hasil analisis rekaman CCTV, olah TKP, dan keterangan saksi akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab serta langkah penanganan selanjutnya.

Editor : Rahiiq Al Bachri
Sumber : Radar Tulungagung
laka lantas tulungagung laka karangwaru kecelakaan motor radar tulungagung