Lansia di Campurdarat ditemukan Mengapung di Sumur Belakang Rumahnya

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:46 WIB
Penemuan Jasad Lansia mengapung di Sumur belakang Rumahnya. (POLRES TULUNGAGUNG)
Penemuan Jasad Lansia mengapung di Sumur belakang Rumahnya. (POLRES TULUNGAGUNG)

Radar Tulungagung - Suasana duka menyelimuti warga Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Selasa (28/7) dini hari. Seorang lansia berinisial K, 86, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang berada di belakang rumahnya. Korban ditemukan setelah sempat dicari oleh keluarga karena diketahui tidak berada di dalam rumah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, istri korban, Lasirah, terbangun dan mendapati suaminya sudah tidak berada di rumah. Khawatir terjadi sesuatu, ia kemudian meminta bantuan salah seorang tetangganya, Arifin, untuk mencari keberadaan korban.

Pencarian dilakukan di sekitar rumah hingga lingkungan sekitar. Namun, korban tak kunjung ditemukan. Saat memeriksa bagian belakang rumah, saksi kemudian melihat ke dalam sumur dan mendapati tubuh korban mengapung di permukaan air.

Temuan tersebut sontak membuat warga berdatangan ke lokasi. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada Pemerintah Desa Ngentrong dan Polsek Campurdarat sekitar pukul 05.20 WIB.

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdianto mengatakan, setelah menerima laporan, petugas bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Campurdarat langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.

"Petugas menerima laporan sekitar pukul 05.20 WIB. Selanjutnya anggota Polsek Campurdarat bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga kesehatan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi korban," ujarnya.

Setelah jenazah berhasil dievakuasi dari dalam sumur, petugas melakukan pemeriksaan luar guna memastikan penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.

"Hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis Polres Tulungagung bersama tenaga kesehatan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun bekas penganiayaan pada tubuh korban," jelas Nanang.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah lanjut usia dan mengalami keterbatasan fisik. Kondisi kaki korban sudah tidak kuat digunakan berjalan sehingga aktivitas sehari-hari juga cukup terbatas.

Faktor usia dan kondisi fisik tersebut diduga menjadi penyebab korban terjatuh ke dalam sumur yang berada di belakang rumahnya. Meski demikian, polisi tetap melakukan serangkaian pemeriksaan di lokasi untuk memastikan penyebab kejadian.

"Korban sudah berusia 86 tahun dan berdasarkan keterangan keluarga mengalami kesulitan berjalan karena kondisi kakinya. Dugaan sementara korban terjatuh ke dalam sumur," katanya.

Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi, termasuk tetangga yang pertama kali menemukan korban. Hasil pemeriksaan sementara menguatkan bahwa tidak ditemukan indikasi peristiwa pidana dalam kejadian tersebut.

Usai dilakukan pemeriksaan, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menyampaikan permohonan agar jenazah tidak dilakukan visum dalam atau autopsi.

"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan meminta agar tidak dilakukan visum dalam. Permintaan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan yang disampaikan kepada petugas," terangnya.

Setelah seluruh proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi mengimbau masyarakat, terutama keluarga yang memiliki anggota lanjut usia dengan keterbatasan fisik, agar memberikan pengawasan lebih intensif demi mencegah kejadian serupa.

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan keselamatan anggota keluarga, khususnya lansia yang memiliki keterbatasan fisik. Pendampingan dan pengawasan sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang," pungkas Nanang.

Editor : Rahiiq Al Bachri
Sumber : Radar Tulungagung
lansia tewas lansia tercebur sumur lansia meninggal dunia radar tulungagung polres tulungagung