Plt Bupati Ahmad Baharudin Dorong UMKM Tulungagung Tembus Pasar Global Lewat Seminar Ekspor Impor

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 04:29 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. (PROKOPIM)
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. (PROKOPIM)

 

RADAR TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu naik kelas hingga menembus pasar internasional. Salah satunya melalui Seminar Impor dan Ekspor Produk UMKM yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tulungagung, Rabu (29/7).

 

Seminar tersebut dibuka langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Turut hadir Pj Sekretaris Daerah Tri Hariadi, Ketua Kadin Tulungagung Rifqi Firmansyah, pimpinan Bank Jatim, BNI, BRI, dan Bank Mandiri Cabang Tulungagung, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

 

Ahmad Baharudin menegaskan bahwa kegiatan ekspor dan impor memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional sekaligus memperluas jangkauan produk lokal ke pasar global.

 

"Melalui seminar ini kami berharap para pelaku UMKM dapat memahami prosedur ekspor-impor, regulasi kepabeanan, hingga strategi menembus pasar luar negeri secara tepat," ujarnya.

 

Menurut dia, masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, namun terkendala minimnya pengetahuan mengenai tata cara perdagangan internasional. Karena itu, seminar tersebut diharapkan menjadi sarana meningkatkan kapasitas sekaligus membuka peluang bisnis baru.

 

Baharudin menjelaskan, peserta memperoleh berbagai materi penting, mulai dari pemahaman mengenai aturan bea cukai antarnegara, penyusunan dokumen pengiriman sesuai ketentuan internasional, penggunaan Incoterms dan sistem pembayaran perbankan, hingga langkah menghindari biaya tambahan maupun risiko barang tertahan di pelabuhan.

 

Tak hanya itu, seminar juga memberikan wawasan mengenai peluang membawa produk lokal ke pasar luar negeri, kemudahan mendatangkan mesin atau bahan baku industri dari luar negeri, hingga memperluas jejaring dengan pelaku usaha, perusahaan logistik (forwarder), dan para ahli kepabeanan.

 

"Di era perdagangan bebas dan digital saat ini, pengetahuan ekspor-impor bukan lagi hanya milik perusahaan besar. UMKM dan generasi muda juga memiliki peluang besar untuk menjadi pelaku perdagangan internasional," tegasnya.

 

Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali ilmu langsung dari para praktisi dan narasumber agar mampu memahami regulasi, mengurangi risiko bisnis, sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM Tulungagung di pasar global.

 

Plt Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kadin Tulungagung beserta seluruh narasumber yang telah menyelenggarakan seminar tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan pelaku UMKM menjadi kunci dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah.

 

"Saya berharap ilmu yang diperoleh hari ini benar-benar diterapkan sehingga semakin banyak produk UMKM Tulungagung yang mampu bersaing dan diterima di pasar internasional," pungkasnya sebelum secara resmi membuka Seminar Impor dan Ekspor Produk UMKM Tulungagung.

Editor : Sandy Sri Yuwana
plt bupati ahmad baharudin impor tulungagung umkm Ekspor