606 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Tulungagung selama Semester I 2026, Naik 12 Persen Dibanding Periode yang Sama Tahun Lalu

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:19 WIB
Jumlah kecelakaan di Tulungagung bertambah 67 kasus atau sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 539 kejadian.
Jumlah kecelakaan di Tulungagung bertambah 67 kasus atau sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 539 kejadian.

 

RADAR TULUNGAGUNG - Angka kecelakaan lalu lintas di Tulungagung pada semester I 2026 menunjukkan tren meningkat.

Berdasarkan rekapitulasi Satlantas Polres Tulungagung, tercatat 606 kejadian kecelakaan sepanjang Januari hingga Juni tahun ini.

Jumlah kecelakaan di Tulungagung bertambah 67 kasus atau sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 539 kejadian.

Peningkatan angka kecelakaan tersebut menjadi perhatian jajaran Satlantas Polres Tulungagung.

Evaluasi terhadap penyebab kecelakaan hingga langkah pencegahan terus dilakukan agar tren kenaikan tidak terus berlanjut pada semester kedua.

Kanit Gakkum Ipda Armando Satya Putra Pratama mengatakan, meningkatnya angka kecelakaan sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat di jalan raya.

Baca Juga: CCTV jadi Kunci Ungkap Kronologi, Satlantas Telusuri Rekaman Kamera Usai Kecelakaan di Karangwaru

Arus kendaraan yang semakin padat membuat potensi kecelakaan ikut meningkat apabila pengguna jalan mengabaikan aspek keselamatan. 

"Selama Januari hingga Juni 2026, kami mencatat 606 kejadian kecelakaan lalu lintas. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 539 kejadian, terdapat kenaikan 67 kasus atau sekitar 12 persen," ujarnya.

Menurut Armando, data tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi satlantas untuk menentukan langkah-langkah penanganan yang lebih efektif.

Tidak hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan yang menyasar seluruh lapisan masyarakat.

Dia menjelaskan, setiap kejadian kecelakaan yang ditangani selalu dianalisis untuk mengetahui pola penyebab, waktu kejadian, hingga lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Baca Juga: Polisi Kumpulkan Saksi dan Alat Bukti, Penyebab Kecelakaan di Karangwaru Masih Didalami

Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi pengamanan lalu lintas di lapangan.

"Peningkatan jumlah kecelakaan menunjukkan aktivitas masyarakat di jalan juga semakin tinggi. Kondisi ini menjadi perhatian kami agar upaya pencegahan dapat lebih dioptimalkan melalui edukasi maupun pengawasan di lapangan," katanya.

Selain melakukan pemetaan titik rawan kecelakaan (black spot), satlantas juga meningkatkan patroli pada jam-jam yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi kecelakaan sekaligus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Armando menuturkan, peningkatan angka kecelakaan tidak dapat dilepaskan dari berbagai faktor. Di antaranya, kurangnya disiplin berlalu lintas, kelalaian pengendara, hingga tingginya volume kendaraan yang melintas di sejumlah ruas jalan utama.

"Setiap kejadian, kami evaluasi, baik dari sisi penyebab, lokasi, maupun waktu terjadinya. Dari hasil evaluasi itu, kami dapat menentukan langkah pencegahan yang lebih tepat sasaran sehingga potensi kecelakaan dapat ditekan," jelasnya.

Baca Juga: Arus Pagi Padat, Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan di Jalan Waung

Dìa menambahkan, upaya menekan angka kecelakaan tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian. Kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas menjadi faktor paling penting dalam menciptakan keselamatan di jalan.

Karena itu, Satlantas Polres Tulungagung terus menggencarkan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada pelajar, komunitas kendaraan, hingga masyarakat umum.

Edukasi tersebut diharapkan mampu membangun budaya berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab. 

"Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan, menjaga konsentrasi saat berkendara, mengendalikan kecepatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan agar angka kecelakaan di Tulungagung dapat terus ditekan," pungkas Armando.

Editor : Vidya Sajar Fitri
semester i 2026 lalu lintas satlantas polres tulungagung kecelakaan