RADAR TULUNGAGUNG – Sejumlah papan nama jalan model baru di Tulungagung mulai mengalami kerusakan.
Padahal, usia papan nama jalan model baru di Tulungagung ini masih seumur jagung karena baru beberapa bulan dipasang. Ada yang patah setelah tertabrak kendaraan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung memastikan perbaikan akan dianggarkan dan dilakukan secara bertahap.
Kabid Lalu Lintas Dishub Tulungagung Panji Putranto saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Menurut dia, rambu papan nama jalan yang mengalami terhitung belum lama dipasang atau masih dalam hitungan bulan.
Baca Juga: Rute Pantai Kedung Tumpang Tulungagung 2026, Akses Sudah Beton tapi Ada Jalan Rusak
"Memang ada beberapa papan nama jalan yang kondisinya rusak karena tertabrak kendaraan. Nantinya akan kami lakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran," ujarnya, kemarin (5/8).
Menurut Panji, selain memperbaiki papan yang rusak, dishub juga melanjutkan pemasangan papan nama jalan di titik-titik yang belum terpasang.
Program tersebut dilakukan bertahap karena menyesuaikan ketersediaan anggaran.
Dia menjelaskan, papan nama jalan model baru memiliki informasi yang lebih lengkap dibandingkan sebelumnya.
Selain mencantumkan nama jalan, papan tersebut juga memuat kode ruas jalan, status jalan, apakah jalan kabupaten atau jalan nasional, serta identitas pemerintah daerah.
Baca Juga: Sepeda Motor Honda Vario Tabrak Avanza yang Melaju Searah, Dua Orang Terpaksa Jalani Perawatan
"Di awal ruas jalan sudah kami lengkapi dengan nama jalan, kode ruas, hingga status jalannya. Harapannya, masyarakat maupun pengguna jalan dari luar daerah lebih mudah mengenali lokasi," jelasnya.
Tak hanya kawasan kota, pembaruan papan nama jalan juga akan diperluas hingga wilayah pinggiran dan pedesaan.
Pemasangan dilakukan dengan mengacu pada nomenklatur resmi yang telah ditetapkan dalam peraturan daerah (perda).
Panji menambahkan, masih banyak papan nama jalan lama yang kondisinya sudah usang sehingga perlu diganti.
Di sisi lain, papan baru yang mengalami kerusakan juga akan menjadi bagian dari daftar perbaikan agar fungsi informasi bagi masyarakat tetap berjalan optimal.
"Yang rusak akan kami perbaiki, sedangkan yang belum terpasang akan kami lanjutkan secara bertahap. Semua menyesuaikan prioritas dan anggaran yang tersedia," pungkasnya. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri