TULUNGAGUNG - Rambak Tulungagung menjadi salah satu oleh-oleh khas yang banyak diburu wisatawan saat berkunjung ke Jawa Timur. Camilan berbahan kulit sapi dan kerbau ini mudah ditemukan di deretan toko sekitar Stasiun Tulungagung.
Rambak Tulungagung dikenal memiliki tekstur renyah dengan rasa gurih yang kuat. Tak heran, makanan khas ini menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin membawa buah tangan setelah berkunjung ke Kota Tulungagung.
Rambak Tulungagung juga relatif mudah ditemukan. Di kawasan sekitar Stasiun Tulungagung, terdapat deretan toko oleh-oleh yang menjual rambak kulit sapi dan kerbau dalam berbagai ukuran kemasan.
Baca Juga: Kerupuk Rambak Khas Tulungagung, Jajanan Gurih Cocok untuk Lauk dan Ngemil
Deretan Toko Oleh-Oleh di Sekitar Stasiun
Salah satu toko yang cukup dikenal adalah Intan Jaya Rambak. Lokasinya berada di kawasan Jalan Kantasari, tidak jauh dari Stasiun Tulungagung.
Toko tersebut menjadi salah satu dari sejumlah penjual oleh-oleh yang berjejer di sekitar stasiun. Suasana toko terlihat ramai oleh pembeli, terutama mereka yang mencari rambak sebagai buah tangan.
Selain rambak kulit, Intan Jaya juga menyediakan berbagai makanan khas dan jajanan lainnya. Ada jenang, dodol, emping, hingga produk oleh-oleh dari Malang seperti keripik nangka dan keripik apel.
Baca Juga: Cerita Perajin Kerupuk Rambak Legendaris di Tulungagung, Dua Dasawarsa Geluti Bisnis Rambak
Pilihan lainnya juga tersedia, termasuk selai pisang. Namun, rambak kulit tetap menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari pengunjung karena dianggap sebagai camilan khas Tulungagung.
Ada Rambak Sapi dan Kerbau
Rambak yang dijual terdiri atas dua pilihan utama, yakni rambak kulit sapi dan kerbau. Keduanya memiliki tampilan yang hampir serupa, tetapi cita rasanya bisa dibedakan saat dicicipi.
Dalam sebuah kunjungan ke toko, tersedia tester gratis yang bisa dicoba calon pembeli. Rambak sapi terasa gurih, sedangkan rambak kerbau disebut memiliki rasa yang lebih gurih dan kuat.
Perbedaan rasa tersebut membuat rambak kerbau juga memiliki harga lebih tinggi dibandingkan rambak sapi. Pembeli dapat memilih sesuai selera sekaligus menyesuaikan dengan anggaran untuk oleh-oleh.
Kemasan rambak juga tersedia dalam beberapa ukuran. Ada dus kecil, sedang, hingga ukuran lebih besar. Pilihan tersebut membuat pembeli bisa menyesuaikan jumlah rambak yang hendak dibawa pulang.
Harga dan Kemasan Bisa Dipilih
Harga rambak di toko tersebut berbeda berdasarkan jenis dan ukuran kemasan. Dalam kunjungan tersebut, rambak sapi dan kerbau tersedia mulai dari kemasan kecil hingga ukuran yang lebih besar.
Baca Juga: Industri Kerupuk Rambak di Kelurahan Sembung Tulungagung Terus Bertahan di Tengah Persaingan Pasar
Untuk dus kecil, pembeli dapat memilih kemasan berisi beberapa potong rambak. Sementara kemasan lebih besar cocok untuk wisatawan yang ingin membawa lebih banyak oleh-oleh untuk keluarga atau kerabat.
Pembeli juga bisa meminta bantuan penjaga toko untuk menentukan ukuran dus. Kemasan kecil biasanya dipilih untuk buah tangan sederhana, sedangkan dus sedang atau besar dapat digunakan jika ingin membawa rambak dalam jumlah lebih banyak.
Suasana toko yang ramai menunjukkan tingginya minat terhadap makanan khas tersebut. Rambak bahkan terlihat ditumpuk dalam jumlah besar sebagai persediaan untuk pembeli.
Baca Juga: Asal-Usul dan Kelezatan Kerupuk Rambak Tulungagung yang Wajib Dicoba dan Cocok untuk Oleh-oleh
Jadi Pilihan Buah Tangan dari Tulungagung
Keberadaan sentra oleh-oleh di sekitar Stasiun Tulungagung membuat wisatawan tidak perlu kesulitan mencari buah tangan. Lokasinya juga strategis karena berada dekat jalur perjalanan masyarakat yang menggunakan kereta api.
Bagi wisatawan yang baru tiba maupun hendak meninggalkan Tulungagung, kawasan tersebut bisa menjadi salah satu lokasi untuk berburu jajanan khas.
Rambak kulit sapi dan kerbau menjadi daya tarik utamanya. Cita rasa gurih dan tekstur renyah membuat camilan ini cocok dibawa sebagai oleh-oleh.
Dengan pilihan jenis kulit, ukuran kemasan, serta toko yang berjejer di sekitar stasiun, rambak menjadi salah satu produk yang tidak boleh dilewatkan ketika mencari buah tangan khas Tulungagung.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : daviddonny