TULUNGAGUNG – Tambang marmer Tulungagung kembali menarik perhatian setelah panorama bukit batu berwarna putih yang menjulang di Desa Besole, Kecamatan Besuki, menjadi perbincangan di media sosial. Dari kejauhan, kawasan ini tampak seperti deretan tebing raksasa yang terbelah sehingga membuat banyak orang penasaran dengan aktivitas di dalamnya.
Keberadaan tambang marmer Tulungagung terlihat jelas dari jalur menuju Pantai Popoh hingga Kota Tulungagung. Warna putih khas batu marmer yang kontras dengan perbukitan hijau menjadi pemandangan unik yang sulit dilewatkan para pengendara.
Rasa penasaran itulah yang mendorong seorang kreator konten melakukan penelusuran ke kawasan tambang marmer Tulungagung untuk melihat langsung aktivitas di sekitar lokasi. Meski tidak memasuki area penambangan, perjalanan menuju lokasi sudah menyuguhkan pemandangan yang berbeda dari kawasan wisata pada umumnya.
Berada di Desa Besole, Kecamatan Besuki
Tambang marmer ini berada di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil marmer di Indonesia.
Baca Juga: Tips Wawancara Kerja agar Lolos HRD, Vina Muliana Ungkap Kesalahan yang Sering Dilakukan Pelamar
Saat memasuki kawasan tambang, pengunjung akan melewati jalan berbatu dengan kondisi yang cukup menantang. Permukaan jalan dipenuhi kerikil dan lubang sehingga kendaraan harus melaju dengan kecepatan rendah.
Di sepanjang perjalanan juga terlihat lalu lalang kendaraan pengangkut material hasil tambang yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di kawasan tersebut.
Akses ke Area Tambang Dibatasi
Sesampainya di lokasi, terdapat papan peringatan yang melarang masyarakat memasuki area tambang tanpa izin.
Baca Juga: KIP Digital Tidak Berlaku karena Belum Padan DTKS? Ini Penyebab dan Cara Agar PIP Aktif Lagi
Larangan tersebut dipasang demi menjaga keselamatan karena kawasan penambangan merupakan area operasional alat berat dan aktivitas produksi.
Karena itu, pengunjung hanya dapat menikmati panorama tambang dari luar area kerja tanpa mengganggu aktivitas penambangan.
Dalam penelusurannya, kreator konten memilih mengambil gambar dari lokasi yang aman dan menggunakan drone untuk memperlihatkan kondisi tambang dari udara.
Bukit Marmer Putih Jadi Daya Tarik
Dari atas, kawasan tambang memperlihatkan tebing-tebing batu marmer berwarna putih yang tampak bertingkat akibat proses penambangan.
Pemandangan tersebut menciptakan lanskap yang unik dan berbeda dengan perbukitan alami di sekitarnya.
Warna putih batu marmer berpadu dengan hijaunya pepohonan di sekitar lokasi menghasilkan kontras yang menarik perhatian.
Tak sedikit pengguna media sosial yang menyebut kawasan ini memiliki panorama menyerupai pegunungan kapur raksasa karena bentuk tebingnya yang menjulang.
Tulungagung Dikenal Sebagai Daerah Penghasil Marmer
Kabupaten Tulungagung sejak lama dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu marmer berkualitas di Indonesia.
Hasil tambang dari wilayah ini telah dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, lantai, dinding, hingga berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi.
Industri marmer juga menjadi salah satu sektor yang mendukung perekonomian masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk Desa Besole.
Jadi Pemandangan Unik di Jalur Selatan
Bagi pengguna jalan yang melintas menuju Pantai Popoh maupun kawasan wisata pantai selatan Tulungagung, bukit marmer ini menjadi pemandangan yang cukup mencolok.
Meski bukan objek wisata resmi, keberadaannya kerap menarik perhatian wisatawan untuk berhenti sejenak dan mengabadikan panorama dari kejauhan.
Namun, masyarakat diimbau tetap mematuhi seluruh aturan yang berlaku, termasuk tidak memasuki area tambang tanpa izin demi menjaga keselamatan.
Keberadaan tambang marmer di Desa Besole menjadi bukti bahwa Tulungagung tidak hanya dikenal memiliki deretan pantai indah, tetapi juga menyimpan potensi sumber daya alam yang telah menjadi identitas daerah selama puluhan tahun.
Editor : Maylanni Diana Fitri