RADAR TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus menggelorakan semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih, Pemkab membagikan sebanyak 10.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai wujud nyata menanamkan rasa cinta Tanah Air.
Peluncuran gerakan yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (6/8).
Dalam kesempatan itu, Ahmad Baharudin secara simbolis menyerahkan bendera Merah Putih kepada perwakilan kecamatan sebagai tanda dimulainya distribusi ke seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 10.000 bendera yang disiapkan pemerintah daerah akan disalurkan melalui seluruh kecamatan, dengan alokasi sekitar 350 bendera untuk masing-masing kecamatan. Selanjutnya, bendera tersebut dibagikan kepada masyarakat, khususnya warga yang belum memiliki bendera maupun yang perlu mengganti bendera karena sudah kusam atau tidak layak dipasang.
Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan, Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih tidak sekadar bertujuan memenuhi kebutuhan pemasangan bendera selama bulan kemerdekaan. Lebih dari itu, gerakan tersebut diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat kebangsaan dan memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.
Menurutnya, bulan Agustus merupakan momentum yang memiliki makna mendalam dalam perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, seluruh masyarakat diajak mengisi peringatan Hari Kemerdekaan dengan semangat nasionalisme serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Bulan Agustus memiliki makna yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Momentum peringatan Hari Kemerdekaan harus kita isi dengan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air," ujar Ahmad Baharudin.
Ia menambahkan, pengibaran bendera Merah Putih bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Merah Putih adalah simbol perjuangan, pengorbanan, sekaligus identitas bangsa. Mengibarkannya berarti kita menunjukkan rasa hormat kepada para pahlawan dan mempertegas kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.
Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026, pemerintah mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur." Tema tersebut menjadi semangat bersama untuk terus memperkuat persatuan, membangun kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga kedaulatan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
Melalui Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih, Pemkab Tulungagung berharap semangat kemerdekaan dapat dirasakan hingga pelosok desa. Tidak hanya terlihat dari berkibarnya Sang Saka Merah Putih di setiap rumah, tetapi juga tercermin dalam sikap gotong royong, kepedulian sosial, serta komitmen bersama membangun daerah.
Ahmad Baharudin juga berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial setiap bulan Agustus, melainkan menjadi budaya yang terus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air di kalangan masyarakat.
"Harapan kami, gerakan ini benar-benar mampu menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, memperkuat nasionalisme, serta membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat," katanya.
Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih yang dilaksanakan Pemkab Tulungagung merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5191/SJ tertanggal 10 Juli 2026 tentang pelaksanaan pembagian bendera Merah Putih dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peluncuran gerakan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si., Kepala Bakesbangpol Agus Prijanto Utomo, S.E., Kepala Satpol PP Drs. Hartono, AP., para camat se-Kabupaten Tulungagung, serta sejumlah tamu undangan.
Melalui distribusi 10.000 bendera Merah Putih ke seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung, pemerintah daerah berharap semangat kemerdekaan tidak hanya berkibar di setiap tiang rumah, tetapi juga tumbuh dalam hati setiap warga sebagai kekuatan untuk menjaga persatuan, memperkokoh nasionalisme, dan bersama-sama mewujudkan Tulungagung yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera.
Editor : Sandy Sri Yuwana