Pendapatan Pajak Daerah Tulungagung Tembus Rp 171,46 Miliar hingga Juli 2026, Parkir Berlangganan Jadi Penyumbang Utama

Dharaka R. Perdana • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:35 WIB
Karyawan perusahaan periklanan memasang iklan produk di rumah baliho Jalan Pangeran Antasari pada Rabu (7/8). Realisasi pajak daerah per Juli melampaui target.(DR PERDANA/RATU)
Karyawan perusahaan periklanan memasang iklan produk di rumah baliho Jalan Pangeran Antasari pada Rabu (7/8). Realisasi pajak daerah per Juli melampaui target.(DR PERDANA/RATU)

 

RADAR TULUNGAGUNG – Pendapatan pajak daerah Tulungagung menunjukkan tren positif.

Hingga akhir Juli 2026, badan pendapatan daerah (bapenda) mencatat realisasi pajak di Tulungagung mencapai Rp 171,46 miliar atau 55,19 persen dari target tahun ini sebesar Rp 310,5 miliar.

Capaian tersebut jauh lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu di Tulungagung. 

Per Juli 2025, realisasi pajak daerah di Tulungagung baru menyentuh Rp 128,7 miliar atau 43,21 persen dari target Rp 297,9 miliar. 

Artinya, secara nominal terjadi kenaikan sekitar Rp 42,7 miliar atau lebih dari 33 persen dibandingkan capaian realisasi pajak daerah di Tulungagung tujuh bulan pertama tahun lalu. 

Baca Juga: Tak Terganggu WFH, Samsat Tulungagung Pastikan Semua Layanan Pajak Kendaraan Tetap Optimal dan Mudah Diakses

Sekretaris Bapenda Tulungagung, Sutrisno mengatakan, peningkatan tersebut tidak lepas dari kembali diberlakukannya kebijakan parkir berlangganan yang menjadi salah satu penyumbang signifikan pendapatan pajak daerah tahun ini.

“Parkir berlangganan kembali memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah sehingga realisasi hingga Juli lebih tinggi dibandingkan tahun lalu,” ujarnya. 

Menurut Sutrisno, tren penerimaan pajak daerah sejauh ini masih sesuai dengan target yang telah diproyeksikan.

Pada triwulan pertama, realisasi ditargetkan mencapai sekitar 15 persen, kemudian meningkat menjadi 40 persen pada triwulan kedua.

Memasuki triwulan ketiga, bapenda menargetkan realisasi dapat menembus 75 persen sebelum akhirnya mencapai 100 persen pada akhir tahun anggaran.

Baca Juga: Gebyar Pajak Daerah Festival Ramadan 2026 di Tulungagung, Bayar Pajak via QRIS Dapat Voucher Belanja dan Hadiah

“Ada tahapan target yang harus dicapai,” tambahnya. 

Dengan capaian 55,19 persen pada akhir Juli, dia optimistis target triwulan ketiga dapat tercapai.

Meski demikian, seluruh potensi pajak tetap terus dioptimalkan agar target tahunan Rp 310,5 miliar dapat terealisasi sesuai rencana. 

Selain mengandalkan parkir berlangganan, bapenda juga terus memperkuat intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah melalui pengawasan kepatuhan wajib pajak, validasi objek pajak, hingga optimalisasi pelayanan agar penerimaan daerah tetap terjaga.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap seluruh sumber penerimaan. Harapannya, tren positif ini bisa dipertahankan sampai akhir tahun sehingga target pendapatan pajak daerah dapat tercapai,” tandas mantan camat Ngunut ini. (*/c1/rka) 

 

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
realisasi pajak parkir berlangganan pajak daerah Bapenda Tulungagung