Hadiri Lomba Dayung Hari Kemerdekaan RI di Tulungagung, Plt Bupati Ahmad Baharudin Dorong Tradisi Gotong Royong Terus Dijaga

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 07:18 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengapresiasi lomba dayung di Kelurahan Botoran, Tulungagung (8/8). (PROKOPIM)
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengapresiasi lomba dayung di Kelurahan Botoran, Tulungagung (8/8). (PROKOPIM)

 

 

RADAR TULUNGAGUNG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menunjukkan dukungannya terhadap kegiatan masyarakat dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal itu ditunjukkan dengan menghadiri sekaligus membuka lomba dayung di Sungai Botoran, Kelurahan Botoran, Kecamatan Tulungagung, Sabtu (8/8).

 

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Pemkab Tulungagung tersebut menambah semarak kegiatan yang diikuti puluhan warga dari berbagai rukun tetangga (RT). Ratusan masyarakat memadati tepian sungai untuk menyaksikan peserta berlaga dan memberikan dukungan kepada jagoan dari lingkungan masing-masing.

 

Sejak pagi, suasana di sekitar Sungai Botoran sudah dipenuhi warga. Sorak-sorai penonton terdengar setiap kali perahu peserta mulai melaju membelah aliran sungai. Semangat kompetisi berpadu dengan suasana guyub yang menjadi ciri khas perayaan kemerdekaan di tengah masyarakat.

 

Bagi Ahmad Baharudin, kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar perlombaan. Lomba dayung menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus memperkuat kekompakan dan semangat gotong royong.

 

Dia mengapresiasi masyarakat Kelurahan Botoran yang mampu mengemas peringatan HUT Kemerdekaan melalui kegiatan olahraga dan hiburan rakyat dengan melibatkan warga secara langsung.

 

“Yang paling penting dari kegiatan seperti ini adalah kebersamaan. Menang atau kalah dalam perlombaan adalah hal biasa, tetapi persaudaraan dan kekompakan harus tetap dijaga,” ujar Ahmad Baharudin.

 

Menurut dia, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Justru, berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi sarana penting untuk menjaga hubungan sosial dan memperkuat rasa persatuan.

 

Karena itu, Ahmad Baharudin mendorong agar kegiatan positif seperti lomba dayung dapat terus dipertahankan. Tradisi tersebut dinilai mampu menjadi wadah masyarakat untuk membangun komunikasi dan gotong royong sekaligus menciptakan hiburan yang sehat bagi warga.

 

“Semangat kebersamaan dan gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Kegiatan masyarakat bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan,” katanya.

 

Pemkab Tulungagung, lanjut dia, tentu memberikan apresiasi terhadap berbagai inisiatif masyarakat yang mampu menghadirkan kegiatan positif dan membangun kebersamaan. Terlebih, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat semangat persatuan di tingkat masyarakat.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tulungagung Kota Hari Prasetjio, Lurah Botoran, Danramil, Kapolsek Tulungagung Kota, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

 

Lomba dayung pun berlangsung meriah. Persaingan antarpeserta untuk menjadi yang tercepat mencapai garis finis justru semakin memperlihatkan kuatnya antusiasme warga. Di luar arena perlombaan, masyarakat tetap larut dalam suasana guyub dan penuh kekeluargaan.

 

Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya tentang perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk merawat kebersamaan, memperkuat gotong royong, dan menjaga kekompakan masyarakat Tulungagung. (sri)

Editor : Sandy Sri Yuwana
plt bupati ahmad baharudin lomba dayung tulungagung Sungai Ngrowo