RADAR TULUNGAGUNG – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di berbagai penjuru Kabupaten Tulungagung. Tak sekadar mengajak warga memasang bendera, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulungagung bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) turun langsung membagikan bendera Merah Putih kepada warga di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kauman, Sabtu (8/8).
Sebanyak 150 bendera Merah Putih dibagikan sekaligus dipasang secara door-to-door. Sasaran aksi tersebut adalah rumah warga yang belum memasang bendera maupun masih menggunakan bendera yang kondisinya sudah rusak, lusuh, atau warnanya pudar.
Petugas mendatangi rumah warga satu per satu. Bendera yang sudah tidak layak langsung diganti dengan bendera baru. Langkah tersebut dilakukan agar semangat menyambut bulan kemerdekaan tidak hanya terlihat dari banyaknya bendera yang terpasang, tetapi juga dari kelayakan Merah Putih yang dikibarkan.
Plt Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung Agus Prihadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih. Gerakan itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
"Kegiatan ini sesuai imbauan Kemendagri dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81," kata Agus.
Menurut dia, Pemkab Tulungagung telah menyiapkan 10.000 lembar bendera Merah Putih. Ribuan bendera tersebut didistribusikan ke 19 kecamatan dan 271 desa/kelurahan. Penyalurannya melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, hingga organisasi kemasyarakatan.
Masing-masing kecamatan mendapat alokasi 350 lembar bendera. Sementara sisa kuota disalurkan melalui berbagai lembaga dan dibagikan langsung kepada masyarakat.
Agus menegaskan, gerakan tersebut bukan sekadar pembagian bendera. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air di tengah masyarakat.
"Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, jiwa nasionalisme, serta semangat gotong royong," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Tulungagung Wiwieko Dharmaidiningrum mengatakan, keterlibatan insan pers dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kegiatan sosial dan kebangsaan. Menurutnya, wartawan tidak hanya memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Namun, insan pers juga dapat terlibat secara langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami tidak hanya memiliki peran dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kebangsaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," ucap Wiwieko.
Dia berharap kegiatan tersebut dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk ikut menyemarakkan bulan kemerdekaan. Termasuk memastikan bendera Merah Putih yang dikibarkan dalam kondisi baik dan layak.
Dengan begitu, suasana kemerdekaan tidak hanya terlihat di jalan-jalan utama maupun fasilitas pemerintahan. Semangat mengibarkan Merah Putih juga diharapkan tumbuh dari rumah-rumah warga hingga pelosok permukiman di Kabupaten Tulungagung.
Editor : Sandy Sri Yuwana