Kecelakaan Maut Ngantru Tewaskan Dua Orang, Polisi Ingatkan Pengendara Tak Gegabah Saat Mendahului

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:34 WIB
Dua pengendara Honda CB tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk Mitsubishi di Ngantru.(SATLANTAS TULUNGAGUNG)
Dua pengendara Honda CB tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk Mitsubishi di Ngantru.(SATLANTAS TULUNGAGUNG)

Radar Tulungagung - Kecelakaan lalu lintas di jalan umum masuk Desa/Kecamatan Ngantru, Senin (10/8) malam, merenggut dua nyawa. Sepeda motor Honda CB AG 3385 LK yang ditumpangi dua orang terlibat kecelakaan dengan truk Mitsubishi B 9466 SCR sekitar pukul 18.56 WIB.

Dua orang di atas sepeda motor, yakni Radik Awinda selaku pengendara dan Orin Julita sebagai penumpang, mengalami luka berat akibat benturan. Keduanya kemudian meninggal dunia. Sementara pengemudi truk Mitsubishi, Gilang Kurniawan, dalam kondisi sehat.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Ivan Danara Oktavian mengatakan kecelakaan terjadi ketika kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan. Truk Mitsubishi bergerak dari utara menuju selatan, sedangkan Honda CB melaju dari arah selatan menuju utara.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kedua kendaraan berjalan dari arah berlawanan. Truk Mitsubishi melaju dari utara ke selatan, sedangkan sepeda motor Honda CB dari selatan menuju utara,” ujar AKP Ivan.

Saat berada di lokasi kejadian, truk Mitsubishi diduga bergerak terlalu ke kanan ketika hendak mendahului kendaraan di depannya. Pada waktu yang sama, Honda CB datang dari arah berlawanan dengan membawa dua orang.

Posisi kedua kendaraan yang berada pada jalur berlawanan tersebut akhirnya membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Polisi menduga pengemudi truk kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan ketika melakukan manuver.

“Truk Mitsubishi B 9466 SCR diduga berjalan terlalu ke kanan saat akan mendahului kendaraan di depannya. Selain itu, pengemudi diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas sehingga terjadi kecelakaan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” jelasnya.

Akibat benturan tersebut, pengendara dan penumpang Honda CB mengalami luka berat. Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap kedua korban. Namun, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Selain menangani korban, petugas melakukan pengamanan lokasi dan olah tempat kejadian perkara.

Polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi serta memeriksa kendaraan yang terlibat. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian dan faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Peristiwa itu menjadi perhatian karena manuver mendahului kendaraan lain dapat menimbulkan risiko tinggi apabila tidak memperhitungkan kondisi arus lalu lintas. Pengendara yang mengambil jalur berlawanan harus memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melakukan manuver.

AKP Ivan Danara Oktavian mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan ketika berkendara. Konsentrasi dan kewaspadaan menjadi hal penting, terutama ketika pengendara hendak mendahului kendaraan lain.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Tulungagung untuk selalu berhati-hati di jalan, menaati peraturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya.

Ia juga meminta pengendara tidak memaksakan diri melakukan manuver apabila kondisi lalu lintas belum memungkinkan. Jarak aman dan keberadaan kendaraan dari arah berlawanan perlu menjadi pertimbangan sebelum mendahului.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kewaspadaan selama berkendara menjadi bagian penting untuk mencegah kecelakaan. Terlebih, kesalahan dalam mengambil keputusan saat melakukan manuver dapat berakibat fatal bagi pengguna jalan.

Hingga berita ini ditulis, Satlantas Polres Tulungagung masih melakukan penanganan dan penyelidikan atas kecelakaan yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia tersebut.

Editor : Rahiiq Al Bachri
Sumber : Radar Tulungagung
laka maut laka lantas tulungagung radar tulungagung kecelakaan truk