Didominasi Generasi Muda, 100 Penari Tulungagung Siap Tampil di Istana Negara

Vidya Sajar Fitri • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:49 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memberikan petuah kepada para penari muda sebelum diberangkatkan ke Istana Negara.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memberikan petuah kepada para penari muda sebelum diberangkatkan ke Istana Negara.

 

RADAR TULUNGAGUNG – Generasi muda mendapat porsi besar dalam penampilan kesenian Jawa Timur di Istana Negara.

Sebanyak 100 penari muda dari Sanggar Lestari Widodo Wiryatama, Tulungagung, akan tampil dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari mengatakan, para penari tersebut terpilih setelah melalui proses kurasi.

Tulungagung kemudian dipercaya menjadi delegasi Jawa Timur untuk menampilkan kesenian tari dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurut Evy, keterlibatan para penari muda tersebut menjadi hal yang penting bagi keberlangsungan kesenian di Jawa Timur.

Baca Juga: Lima Kesenian Jatim Dirangkai, Jaranan Senterewe Tulungagung Tampil di Istana Negara

Para generasi muda tidak hanya tampil membawakan kesenian tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari proses regenerasi seniman.

"Anak-anak generasi muda, para seniman-seniman muda ini luar biasa," ujar Evy.

Jawa Timur sendiri mengirimkan dua tim delegasi dalam kegiatan tersebut. Yakni tim kesenian musik dan tim kesenian tari. Untuk delegasi tari, Tulungagung menjadi daerah yang dipercaya mewakili Jawa Timur.

Sebanyak 100 penari muda tersebut akan membawakan Jaranan Senterewe. Kesenian tersebut menjadi salah satu representasi identitas budaya Tulungagung yang dibawa ke panggung nasional.

Penampilan tersebut juga akan dirangkai bersama empat kesenian tari dari daerah lain. Yakni tari representasi Remo dari Surabaya, Topeng Malang, Gelipang dari Probolinggo, serta tari dari Banyuwangi.

Baca Juga: 100 Penari Tulungagung Jadi Wakil Jawa Timur, Tampil di Istana Negara

Lima kesenian tersebut akan dipertunjukkan dalam satu rangkaian. Keberadaan para seniman muda dalam pertunjukan tersebut menunjukkan bahwa kesenian daerah tetap memiliki ruang untuk diwariskan kepada generasi berikutnya.

Salah satu penampil muda dalam rombongan tersebut adalah Wisnu. Seniman cilik itu sebelumnya pernah tampil di Gedung Negara Grahadi dua tahun lalu.

Kini, Wisnu kembali mendapat kesempatan tampil di panggung yang lebih besar.

Dia akan menjadi bagian dari rombongan penari yang tampil di hadapan Presiden Republik Indonesia.

Evy menyebut kemampuan Wisnu saat ini semakin memukau dibandingkan ketika tampil di Gedung Negara Grahadi dua tahun silam.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin Melepas 100 Penari Muda Tulungagung Tampil di Istana Negara, Bawa Jaranan Sentherewe ke Panggung HUT ke-81 RI

"Insya Allah besok beliau juga tampil di depan Pak Presiden," tuturnya.

Untuk mendukung penampilan tersebut, persiapan dilakukan dengan matang. Rombongan dijadwalkan berangkat menggunakan bus dan didampingi tim kurator dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur juga akan turut mendampingi selama kegiatan.

Dengan jumlah sekitar 100 penari, sedikitnya tiga bus disiapkan untuk membawa rombongan.

Evy meminta seluruh penari menjaga kesehatan agar dapat memberikan penampilan terbaik saat berada di panggung Istana Negara.

"Mohon doa restunya agar anak-anak sehat dan bisa menampilkan yang terbaik di sana. Nanti pulang juga membawa kebanggaan untuk Tulungagung," katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, para penampil akan memperoleh sertifikat sebagai bukti telah tampil di Istana Negara. Mereka juga mendapatkan sertifikat dari Gubernur Jawa Timur serta uang pembinaan.

Editor : Vidya Sajar Fitri
hut ke-81 ri istana negara jaranan senterewe penari