Tali Si Beja, Cara SMAN 1 Gondang Tulungagung Membumikan Literasi Berbahasa Jawa

Mega Mustika Sari • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Inovasi Tali Si Beja (Tas Literasi Berbahasa Jawa) oleh SMAN 1 Gondang Tulungagung.
Inovasi Tali Si Beja (Tas Literasi Berbahasa Jawa) oleh SMAN 1 Gondang Tulungagung.

 

RADAR TULUNGAGUNG – Literasi di bangku sekolah tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis.

SMA Negeri 1 Gondang, Tulungagung, menghadirkan inovasi Tali Si Beja (Tas Literasi Berbahasa Jawa) yang memadukan literasi, budaya Jawa, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Program ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan melalui tulisan maupun gambar berbahasa Jawa.

Tas canvas menjadi media berkarya yang memungkinkan siswa menuangkan imajinasi melalui goresan warna dan kata-kata. 

Warna menjadi analogi rasa, sedangkan tulisan menjadi sarana untuk mengolah emosi dan menyampaikan pesan secara kreatif.

Tali Si Beja juga mendorong siswa menjadikan kegiatan menulis sebagai media refleksi diri.

Melalui tulisan, siswa belajar menata pikiran, mengolah emosi, serta membangun mindset positif dengan prinsip saring sebelum sharing.

SMA Negeri 1 Gondang, Tulungagung, menghadirkan inovasi Tali Si Beja (Tas Literasi Berbahasa Jawa) yang memadukan literasi, budaya Jawa, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan.
SMA Negeri 1 Gondang, Tulungagung, menghadirkan inovasi Tali Si Beja (Tas Literasi Berbahasa Jawa) yang memadukan literasi, budaya Jawa, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Proses pendampingan dan coaching dilakukan secara fleksibel sehingga suasana belajar tetap menyenangkan dan siswa lebih leluasa mengembangkan ide.

Tidak hanya berkaitan dengan literasi, Tali Si Beja juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan.

Tas canvas hasil karya siswa dapat digunakan sebagai alternatif pengganti tas plastik.

Upaya tersebut selaras dengan gerakan eco-green sekaligus filosofi Jawa memayu hayuning bawana, yakni menjaga keharmonisan dan kelestarian lingkungan.

Praktik baik tersebut kemudian ditularkan melalui kegiatan diseminasi ke sekolah-sekolah sekitar.

Pada Senin, 03/08, SMAN 1 Gondang memulai kegiatan gethuk tular dengan mengunjungi SD Negeri 1 Mojoarum, Gondang, Tulungagung.

Guru dan siswa menyambut kegiatan tersebut dengan antusias.

Melalui Tali Si Beja, siswa SD diajak mengenal literasi berbahasa Jawa dengan cara yang lebih menyenangkan.

Mereka dapat menuangkan imajinasi melalui gambar dan tulisan yang dibuat pada tas canvas.

Salah seorang siswa SD Negeri 1 Mojoarum, Afif, mengaku mendapatkan inspirasi dari kegiatan tersebut.

Ia berencana membuat gambar kucing pada tas canvas dengan pesan untuk menyayangi hewan.

“Dari sini saya pengin membuat gambar kucing menggunakan tas canvas dengan ajakan ayo nresnani sato kewan,” ujar Afif.

Setelah SD Negeri 1 Mojoarum, kegiatan diseminasi berlanjut ke SMP Negeri 1 Gondang dan SMP Negeri 2 Gondang.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah.

Diseminasi ini sekaligus menjadi upaya untuk mendekatkan bahasa Jawa kepada generasi muda.

Di tengah kondisi anak-anak yang mulai merasa kesulitan menggunakan bahasa Jawa, Tali Si Beja hadir dengan pendekatan kreatif.

Bahasa Jawa tidak hanya dikenalkan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui gambar, tulisan, warna, dan karya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kepala SMP Negeri 1 Gondang Tulungagung, Bambang Ismawan, mengapresiasi langkah SMAN 1 Gondang dalam berbagi praktik baik tersebut.

“Saya sangat berterima kasih dengan kepedulian SMA Negeri 1 Gondang karena berkenan untuk menularkan hasil inovasi kepada sekolah kami. Harapannya, kegiatan pembiasaan ini bisa berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui semangat gethok tular, SMAN 1 Gondang berupaya memperluas gerakan literasi sekaligus melestarikan budaya Jawa. 

Kolaborasi antarsekolah menjadi bagian penting dalam membangun pembiasaan literasi yang kreatif dan bermakna.

Tali Si Beja membuktikan bahwa literasi dapat tumbuh dari hal sederhana.

Dari tulisan, warna, dan sebuah tas canvas, siswa diajak untuk berkreasi, mengenal budaya sendiri, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Literasi pun membumi, budaya Jawa lestari, dan generasi muda semakin berdaya. (meg)

Editor : Vidya Sajar Fitri
tali si beja bahasa jawa sman 1 gondang literasi