Hasil Bumi Melimpah, 3.000 Paket Sayuran Dibagikan Gratis Usai Upacara HUT ke-81 RI di Tulungagung

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 21:40 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Kepala Dinas Pertanian Suyanto membagikan paket sayuran kepada warga Tulungagung. (Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung)
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Kepala Dinas Pertanian Suyanto membagikan paket sayuran kepada warga Tulungagung. (Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung)

 

 

RADAR TULUNGAGUNG – Semangat kemerdekaan tak hanya diwujudkan melalui upacara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung juga mengajak masyarakat mensyukuri kemerdekaan dengan berbagi hasil bumi.

 

Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di GOR Lembu Peteng, Senin (17/8), Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung membagikan sayuran dan hasil bumi secara gratis kepada masyarakat.

 

Sekitar 3.000 paket sayur mayur dan hasil bumi Tulungagung disiapkan untuk dibagikan. Kegiatan tersebut menjadi wujud syukur atas kemerdekaan sekaligus ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah di Kabupaten Tulungagung.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung Suyanto mengatakan, pembagian hasil bumi tersebut menjadi salah satu bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dirasakan masyarakat selama 81 tahun.

 

“Sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia tahun 2026 dan wujud syukur atas panen yang melimpah,” kata Suyanto.

 

Menurut dia, hasil pertanian yang dibagikan kepada masyarakat merupakan gambaran potensi pertanian Tulungagung. Selain memberikan manfaat langsung bagi warga, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan hasil bumi daerah.

 

Sebanyak kurang lebih 3.000 paket sayur mayur dan hasil bumi dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Hasil bumi tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa sektor pertanian Tulungagung terus memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat.

 

Suyanto menyebut, kondisi tersebut selaras dengan filosofi Tulungagung sebagai daerah yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem, kerto raharjo.

 

“Ini menandakan bahwa Kabupaten Tulungagung gemah ripah loh jinawi, toto tentrem, kerto raharjo,” ujarnya.

 

Filosofi tersebut menggambarkan tanah yang subur dan makmur, hasil bumi yang melimpah, kehidupan yang tertata dan tenteram, serta masyarakat yang sejahtera, aman, dan berkecukupan.

 

Melalui pembagian hasil bumi tersebut, Pemkab Tulungagung ingin menegaskan bahwa momentum kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat.

 

Hasil pertanian lokal pun tidak sekadar menjadi komoditas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

 

“Murah sandang, murah pangan,” pungkas Suyanto.

Editor : Sandy Sri Yuwana
plt bupati ahmad baharudin tulungagung pertanian Dinas Pertanian Tulungagung