KDKMP Tulungagung Ditarget Mulai Beroperasi September, 125 dari 140 Bangunan Telah Rampung dan Siap Dilengkapi Fasilitas

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:26 WIB
Salah satu KDMP di Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, terlihat indah berada di tengah sawah dan berlatar belakang gunung.(SANDY YUWANA/RATU)
Salah satu KDMP di Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, terlihat indah berada di tengah sawah dan berlatar belakang gunung.(SANDY YUWANA/RATU)

 

RADAR TULUNGAGUNG – Target operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Tulungagung mulai mengerucut.

Dari 140 titik yang disiapkan, sebanyak 125 bangunan KDMP di Tulungagung telah rampung. Sisanya ditargetkan selesai dalam dua pekan.

Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio mengatakan, operasional KDKMP masih menunggu arahan pemerintah pusat.

Namun, sesuai rencana, koperasi mulai beroperasi September mendatang.

“Kita masih menunggu dari pusat. Perkiraannya nanti September untuk operasionalisasinya,” ujarnya saat ditemui di Lapas Kelas IIB Tulungagung, Minggu (17/8).

Baca Juga: Gerai Pertanian Masih di Kios Lama, KDMP Ngrance Tulungagung Tunggu Realisasi PT Agrinas

Menurut dia, progres pembangunan fisik saat ini mencapai sekitar 89 persen. Hanny memastikan 15 bangunan yang tersisa dikebut agar seluruh target 140 titik segera tuntas.

“Yang sudah selesai 125. Dalam dua minggu lagi sudah selesai,” jelasnya.

Prajurit dua melati di pundak ini melanjutkan, seiring penyelesaian bangunan, pengadaan perlengkapan juga terus dilakukan. Sekitar 80 persen kebutuhan fasilitas disebut telah masuk.

Pengiriman dilakukan bertahap menyesuaikan kesiapan masing-masing bangunan.

“Setiap hari pasti ada yang datang. Misalnya truk, kendaraan roda tiga, sampai pikap. Tidak bisa langsung setelah bangunan selesai kemudian semua isinya datang,” paparnya.

Baca Juga: 257 Desa dan 14 Kelurahan di Tulungagung Punya KDKMP, 2.618 Pengurus Kini Disiapkan Jalankan Koperasi

Selain kendaraan operasional, sejumlah fasilitas pendukung seperti CCTV dan jaringan wifi mulai dipasang di beberapa lokasi.

Perawatan bangunan juga dilakukan sembari menunggu seluruh perlengkapan terpenuhi.

Namun, kesiapan fisik belum otomatis membuat KDKMP dapat digunakan masyarakat secara bebas.

Selama belum resmi diserahkan dan beroperasi, pemanfaatan fasilitas tetap harus melalui mekanisme perizinan.

“Yang penting ngomong dulu. Izinnya sementara melalui babinsa dan melaporkan apa yang mau digunakan,” katanya.

Baca Juga: Progres KDMP Hampir Rampung, tapi Dana Desa Dipangkas 60 Persen, Pembangunan Infrastruktur Terhambat

Di sisi lain, pengembangan titik KDKMP masih menghadapi kendala lahan.

Hanny menyebut ketersediaan lahan menjadi salah satu persoalan, terlebih lahan hijau tidak dapat digunakan sembarangan.

“Kita masih menunggu, ibaratnya ada lahan. Lahan juga agak susah di sini. Apalagi lahan hijau sudah tidak bisa lagi,” terangnya.

Sejumlah perizinan juga masih berproses, termasuk yang berkaitan dengan sektor perhubungan. Sebagian lokasi lainnya telah mengantongi izin.

Untuk SDM, Hanny memastikan tidak menjadi kendala. Personel yang dipersiapkan telah tersedia dan tinggal menunggu koperasi mulai beroperasi.

“Kalau SDM, mereka sekarang stand by,” ujarnya.

Sementara untuk posisi manajer, proses penyiapan masih berlangsung.

Dari seleksi sebelumnya, terdapat sekitar 35 calon manajer dari Tulungagung yang nantinya ditempatkan sesuai kebutuhan masing-masing KDKMP. (sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
dandim 0807/tulungagung manajer fasilitas KDKMP