Jenazah Membusuk Ditemukan di Hutan Sukorejo Wetan, Sidik Jari Rusak Jadi Kendala Ungkap Identitas

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 21:41 WIB
Jenazah Membusuk Ditemukan di Hutan Sukorejo Wetan, Sidik Jari Rusak Jadi Kendala Polisi Ungkap Identitas Mr. X.(POLRES TULUNGAGUNG)
Jenazah Membusuk Ditemukan di Hutan Sukorejo Wetan, Sidik Jari Rusak Jadi Kendala Polisi Ungkap Identitas Mr. X.(POLRES TULUNGAGUNG)

Radar Tulungagung - Upaya kepolisian mengungkap identitas jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan di kawasan hutan petak 21D, Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan, masih menemui kendala. Kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan membuat proses identifikasi belum berhasil memastikan siapa sosok Mr. X tersebut.

Jenazah pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari pakan ternak pada Sabtu (15/8/2026). Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Rejotangan bersama Tim Inafis Polres Tulungagung langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap jenazah.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengetahui identitas korban. Salah satunya melalui pemeriksaan sidik jari. Namun, kondisi jenazah yang sudah membusuk membuat sidik jari korban mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam proses identifikasi.

Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto mengatakan, proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur. Mulai dari evakuasi jenazah, pemeriksaan, hingga upaya identifikasi dilakukan bersama tim terkait.

“Kami bersama instansi terkait telah melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk proses identifikasi dan pemeriksaan terhadap jenazah,” ujarnya.

Menurutnya, proses identifikasi belum membuahkan hasil karena kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan. Salah satu bagian yang menjadi kendala adalah sidik jari yang telah mengering sehingga sulit untuk digunakan sebagai bahan pencocokan identitas.

Meski demikian, kepolisian tidak menutup kemungkinan identitas korban dapat diketahui di kemudian hari. Informasi baru dari masyarakat maupun keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga dapat menjadi petunjuk untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Jenazah sendiri telah dimakamkan di TPU Desa Sukorejo Wetan pada Rabu (19/8/2026). Pemakaman dilakukan setelah proses pemeriksaan dan identifikasi belum berhasil memastikan identitas korban.

Kasianto menegaskan, meski telah dimakamkan, penanganan terhadap kasus tersebut tetap dapat ditindaklanjuti apabila ditemukan informasi baru. Polisi masih membuka peluang untuk mencocokkan data korban dengan laporan orang hilang maupun informasi lain yang masuk.

“Kami masih membuka kemungkinan apabila nantinya ada informasi atau petunjuk baru yang dapat membantu proses identifikasi. Tentunya akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” jelasnya.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor. Termasuk warga yang memiliki informasi mengenai orang yang sebelumnya dilaporkan hilang dan memiliki ciri-ciri yang memungkinkan berkaitan dengan jenazah tersebut.

Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu mempersempit pencarian identitas korban. Terlebih, hingga kini belum ada pihak yang memastikan maupun mengambil jenazah tersebut sebagai anggota keluarganya.

Editor : Rahiiq Al Bachri
Sumber : Radar Tulungagung
penemuan jenazah identitas belum ditemukan radar tulungagung polres tulungagung