Ngelu-p Ultra 81, Cara Runner Tulungagung Rayakan Kemerdekaan dengan Lari

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:27 WIB
Runner Tulungagung rayakan Hari Kemerdekaan ke 81 RI dengan cara lari mengelilingi kota sepanjang 81 km. (SANDY YUWANA)
Runner Tulungagung rayakan Hari Kemerdekaan ke 81 RI dengan cara lari mengelilingi kota sepanjang 81 km. (SANDY YUWANA)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Cara unik dilakukan komunitas runner Tulungagung untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Mereka menggelar Ngelu-p Ultra 81, dengan tantangan berlari sejauh 81 kilometer mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Tulungagung sebanyak 12 loop pada Sabtu malam (23/8).

 

Salah satu runner, M. Ibad, mengatakan event tersebut mengusung konsep unsupported dengan registrasi gratis. Peserta justru diminta membawa uang untuk berbelanja di warung atau pedagang yang berada di sepanjang rute.

 

Start dari kawasan McD Tulungagung, peserta bergerak menuju perempatan RS Lama, kemudian kearah Barat menuju PLN, lali ke Selatan menuju simpang empat gleduk, kemudian ke Timur menuju perempatan Jepun, dan kembali ke arah Utara menuju titik awal. Rute itu harus diulang hingga 12 kali dengan cut off time (COT) 12,5 jam atau sekitar pukul 07.30.

 

Peserta tak harus berlari kencang. Strategi mengatur tenaga menjadi kunci, dengan kombinasi lari pelan dan power walk. Tantangan terbesar justru rasa bosan karena harus melewati rute yang sama berulang kali.

 

Runner, Aldi Putra mengaku event tersebut sangat menguji mental. "Seru sekali, karena yang dilawan itu bosan dengan ngeloop 12 kali. Diuji secara mental dan harus konsisten mengelola tenaga, pikiran, dan emosi diri sendiri," ujarnya.

Dari peserta yang mengikuti event tersebut, hanya sembilan pelari yang berhasil menuntaskan jarak penuh 81 kilometer.

Selain menjadi tantangan olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan lintas komunitas sekaligus menggerakkan ekonomi pedagang di sepanjang rute.

 

Ibad mengatakan event serupa rencananya kembali digelar tahun depan. Harapannya, kegiatan tersebut semakin mendorong masyarakat gemar berolahraga sekaligus ikut mengenalkan Tulungagung melalui kegiatan positif.

 

Bagi para runner, 81 kilometer bukan sekadar jarak. Namun menjadi cara untuk merayakan kemerdekaan Indonesia dengan berlari, bertahan, dan menuntaskan perjuangan hingga pagi. 

Editor : Sandy Sri Yuwana
tulungagung kemerdekaan running tulungagung runner