Radar Tulungagung - Suasana berbeda terlihat di kawasan Kedungwaru hingga Ngantru, Minggu (23/8/2026). Ratusan warga mengikuti gowes bersama yang dilanjutkan sarapan dan ngopi bareng. Kegiatan tersebut dikemas santai sebagai ruang berkumpul sekaligus menyambung silaturahmi dengan masyarakat.
Kegiatan menempuh jarak sekitar 10 kilometer. Peserta bersepeda dari Masjid Al Muslimin, kemudian melintasi wilayah Ngantru, termasuk Ngantru 2, Ngantru 1, kawasan pabrik kertas, hingga berakhir di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung Jairi Irawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan gagasan pengurus di tingkat kecamatan. Konsepnya dibuat berbeda agar kegiatan yang digelar dapat menyesuaikan dengan karakter masyarakat di masing-masing wilayah.
“Usulan dari teman-teman Kedungwaru adalah memilih sepedaan bareng dan sarapan. Kita ingin mengajak warga, terutama di Kedungwaru dan sekitarnya, untuk sarapan bareng,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terbilang tinggi. Dari kupon yang dibagikan, jumlahnya mencapai lebih dari 1.200 kupon. Sementara peserta yang mengikuti gowes diperkirakan sekitar 700 hingga 1.000 orang.
Selain gowes dan sarapan, kegiatan juga diisi ngopi bersama serta hiburan musik. Agenda tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-62 Partai Golkar dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kita pengin guyub rukun, kita pengin sambung seduluran dengan masyarakat Tulungagung,” katanya.
Jairi menegaskan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda internal. Pihaknya ingin kantor partai dapat menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk berkegiatan maupun menyampaikan aspirasi.
“Kita ingin kantor Partai Golkar ini bukan kantor yang angker. Semua orang bisa datang ke sini, bisa ngobrol, bisa sarapan, bisa melakukan apa pun. Partai ini harus dekat dengan masyarakat, tidak hanya lima tahunan sekali,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan lain juga disiapkan mulai September hingga Desember, di antaranya penampilan seni tradisi dan kelas public speaking.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung