Dua Armada Bus Sekolah Mulai Tua, Dishub Tulungagung Ajukan Pengadaan Bus Baru

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 11:37 WIB
Dua armada bus sekolah keluaran 2002 masih beroperasi melayani pelajar di Tulungagung dan diusulkan untuk diremajakan pada 2027.(RAHIIQ AL BACHRI/RATU)
Dua armada bus sekolah keluaran 2002 masih beroperasi melayani pelajar di Tulungagung dan diusulkan untuk diremajakan pada 2027.(RAHIIQ AL BACHRI/RATU)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Dua armada bus sekolah di Tulungagung mulai memasuki usia senja.

Bus sekolah yang diproduksi pada 2002 tersebut kini telah berusia 24 tahun dan masih digunakan untuk melayani pelajar setiap hari.

Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Oki Sakti Nugrahajati mengatakan, dua bus sekolah tersebut merupakan bagian dari tiga armada yang mulai digunakan sejak program bus sekolah gratis diluncurkan pada 2013.

“Program bus sekolah gratis pertama kali hadir di Tulungagung pada 2013. Saat itu kita punya tiga unit bus sekolah keluaran tahun 2002. Artinya saat ini sudah berusia 24 tahun,” ujarnya, Jumat (21/8).

Oki -sapaan akrabnya- menambahkan, bertambahnya usia kendaraan, dua armada bus sekolah tersebut mulai lebih sering mengalami kendala teknis.

Baca Juga: Bus Sekolah Tulungagung Tetap Beroperasi meski BBM Naik, Dishub Siapkan Tambahan Anggaran Rp 100 Juta

Karena itu, Dishub Tulungagung berencana mengusulkan pengadaan dua unit bus sekolah baru kepada Pemkab Tulungagung untuk menggantikan dua armada lama.

Pengadaan bus sekolah baru juga telah masuk dalam program prioritas bupati yang tertuang dalam RPJMD 2025-2029.

“Saat ini kita punya sembilan unit bus sekolah yang melayani sekitar 700 pelajar setiap harinya. Dua unit bus sekolah yang kami ajukan itu rencananya untuk peremajaan dua unit yang sudah cukup berusia,” jelas Oki.

Pria ramah ini mengaku optimistis, jika usulan tersebut terealisasi, pengadaan dua bus baru ditargetkan dapat dilakukan pada 2027. Sementara armada lama nantinya berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung pembukaan rute baru.

Baca Juga: Jembatan Gondang 1 Ditutup Total, Rute Bus Sekolah Tulungagung Berubah dan Kini Hanya Sampai Polsek Gondang

Salah satu rute yang menjadi prioritas yakni Bandung-Tulungagung. Rute tersebut dipertimbangkan karena adanya permintaan dari wali murid yang membutuhkan akses transportasi gratis bagi anak-anak mereka.

Menurut Oki, keberadaan bus sekolah gratis tidak hanya membantu mobilitas pelajar, tetapi juga dapat meringankan pengeluaran keluarga.

Terlebih, layanan tersebut menjadi alternatif bagi pelajar yang selama ini harus menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum untuk berangkat dan pulang sekolah.

“Penambahan rute baru ini targetnya juga tahun depan setelah usulan dua unit baru sudah direalisasikan,” pungkasnya. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
dishub Tulungagung bus sekolah rpjmd pelajar