Radar Tulungagung - Kesulitan mendapatkan air bersih mulai meluas di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung. Hingga 24 Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung mencatat enam desa di lima kecamatan terdampak kekeringan.
Enam desa tersebut meliputi Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban; Desa Rejosari dan Desa Joho, Kecamatan Kalidawir; Desa Sebalor, Kecamatan Bandung; Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung; serta Desa Keboireng, Kecamatan Besuki.
Kondisi tersebut berdampak terhadap 342 KK atau 1.148 jiwa. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, BPBD menyalurkan air bersih secara bertahap sejak Juli hingga 24 Agustus 2026.
Total bantuan yang telah disalurkan mencapai 17 rit air bersih. Desa Sebalor menjadi wilayah dengan distribusi terbanyak, yakni enam rit. Selanjutnya Pakisrejo menerima empat rit dan Kalidawe tiga rit.
Sementara itu, Desa Keboireng mendapat dua rit, sedangkan Desa Rejosari dan Desa Joho masing-masing mendapat satu rit bantuan air bersih.
Penyaluran dilakukan menyesuaikan kondisi sumber air dan kebutuhan warga di masing-masing wilayah. Bantuan tersebut menjadi langkah sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama ketersediaan sumber air mengalami penurunan akibat musim kemarau.
BPBD Tulungagung terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di wilayah terdampak. Penyaluran bantuan berikutnya akan disesuaikan dengan laporan kebutuhan dari pemerintah desa dan kondisi di lapangan.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung