Pengelolaan Lahan Pertanian di Pucanglaban Tulungagung Didorong Lebih Produktif dan Berkelanjutan

Rinto Wahyu Hidayat • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:50 WIB
Suasana 
sosialiasi 
pengelolaan 
lahan pertanian 
di aula 
kantor Desa 
Pucanglaban 
pada Kamis 
(20/8) lalu.
Suasana sosialiasi pengelolaan lahan pertanian di aula kantor Desa Pucanglaban pada Kamis (20/8) lalu.

 

TULUNGAGUNG - Pengelolaan lahan pertanian di Kecamatan Pucanglaban didorong agar semakin produktif sekaligus berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara mengoptimalkan potensi lahan tanpa mengabaikan keberlanjutan.

Dorongan itu disampaikan Camat Pucanglaban Setiono saat menghadiri Sosialisasi Pengelolaan Lahan Pertanian di Aula Kantor Desa Pucanglaban pada Kamis (20/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan secara lebih efektif.

Sosialisasi difokuskan pada peningkatan pemahaman warga dalam mengoptimalkan potensi pertanian. Pengelolaan lahan tidak hanya diarahkan untuk mengejar peningkatan produksi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan, Tulungagung Pertahankan 16.296 Hektare Kawasan Pertanian agar Tak Beralih Fungsi

Setiono mengatakan, peningkatan produksi pertanian perlu berjalan seiring dengan pengelolaan lahan yang tepat.

Menurutnya, pemahaman masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan potensi pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Pengelolaan lahan pertanian harus dilakukan secara optimal dengan tetap memperhatikan produktivitas dan keberlanjutan. Pemahaman masyarakat menjadi kunci agar potensi pertanian dapat memberikan manfaat yang lebih besar,” ujarnya.

Dalam pengelolaan lahan pertanian, masyarakat memiliki peran penting karena menjadi pihak yang secara langsung memanfaatkan lahan.

Karena itu, peningkatan pemahaman dinilai diperlukan agar pemanfaatan potensi pertanian dapat dilakukan secara efektif.

Baca Juga: BRI Branch Office Tulungagung Bangun Saluran Irigasi di Desa Sodo, Dukung Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani

Sosialisasi menjadi ruang untuk mendorong warga memahami pentingnya pengelolaan lahan yang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi.

Aspek keberlanjutan juga perlu menjadi perhatian agar lahan tetap dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.

Bagi pemerintah Kecamatan Pucanglaban, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pengelolaan pertanian tidak cukup dilakukan oleh masyarakat secara sendiri, tetapi membutuhkan koordinasi dengan pemerintah di tingkat wilayah dan desa.

Setiono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat.

Koordinasi serta edukasi di tingkat wilayah dinilai dapat membantu mendorong pengelolaan sektor pertanian agar lebih terarah.

Sinergi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat penerapan pemahaman yang diperoleh masyarakat dari kegiatan sosialisasi.

Dengan begitu, pengetahuan mengenai pengelolaan lahan tidak berhenti pada kegiatan penyampaian materi, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas pertanian sehari-hari.

Baca Juga: Hari Baik untuk Bercocok Tanam Menurut Primbon Pertanian, Begini Cara Menghitungnya Berdasarkan Hitungan Jawa

Setiono berharap sosialisasi pengelolaan lahan pertanian memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemahaman yang diperoleh warga diharapkan dapat diterapkan dalam mengelola lahan sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Penerapan pengelolaan lahan secara tepat dan berkelanjutan diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian. Pada saat yang sama, pemanfaatan lahan yang lebih optimal juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Setiono, keberlanjutan menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian.

Karena itu, pengelolaan lahan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan manfaatnya dalam jangka panjang.

Pemerintah Kecamatan Pucanglaban pun mendorong agar komunikasi dan koordinasi antara pemerintah, penyuluh, serta masyarakat terus berjalan.

Edukasi di tingkat wilayah diharapkan membantu warga menerapkan pengelolaan pertanian yang lebih terarah.

Dengan pemanfaatan lahan yang tepat dan berkelanjutan, sektor pertanian di Pucanglaban diharapkan mampu menopang produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Sosialisasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pemahaman warga mengenai pentingnya mengelola potensi lahan secara optimal tanpa mengabaikan keberlanjutan.(rin)

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
pengelolaan lahan pertanian pemerintah kecamatan pucanglaban Pucanglaban pertanian tulungagung Setiono