Radar Tulungagung - Membakar sampah lalu meninggalkannya ternyata bisa berujung petaka. Hal itu terjadi di Lingkungan 1, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Sabtu (29/8/2026). Api dari pembakaran sampah merembet ke tumpukan kayu dan kandang milik Wito.
Kebakaran bermula ketika pemilik membakar sampah sejak pagi. Namun, aktivitas tersebut ditinggal pergi sebelum api benar-benar padam. Api kemudian menyambar tumpukan kayu yang berada di sekitar lokasi hingga merembet ke kandang.
Kasi Operasi dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tulungagung, Bambang Pidekso, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima petugas, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.35 WIB.
“Membakar sampah sejak pagi lalu ditinggal pergi. Api pembakaran sampah menyambar tumpukan kayu dan kandang,” ujarnya.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 12.10 WIB. Lima menit kemudian, dua armada Damkar bersama satu tangki suplai langsung diberangkatkan menuju lokasi. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 12.23 WIB.
Petugas kemudian melakukan pemadaman terhadap kandang dan tumpukan kayu yang terbakar. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali menimbulkan api.
Proses pemadaman dan pembasahan selesai sekitar pukul 12.50 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada kandang dan tumpukan kayu milik Wito. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Penanganan kebakaran turut melibatkan Inafis Polres Tulungagung, Polsek Ngunut, Baruna 3, serta relawan pemadam kebakaran (Redkar).
Bambang mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah. Api sebaiknya tidak ditinggalkan sebelum benar-benar padam, terlebih jika berada di dekat tumpukan kayu, kandang, rumput kering, atau material lain yang mudah terbakar.
Kejadian di Ngunut tersebut menjadi pengingat bahwa api dari pembakaran sampah dapat dengan cepat merembet ke benda di sekitarnya. Pengawasan selama proses pembakaran menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung