RADAR TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal itu salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Rabu (26/8/2026). Agenda itu diikuti sejumlah kepala daerah dan jajaran pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan penguatan kebijakan sekaligus berbagi pengalaman dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Tahun ini, apresiasi pemerintah daerah berprestasi menyoroti sejumlah sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Di antaranya pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan dasar masyarakat berjalan optimal. Pemda didorong untuk terus melakukan berbagai inovasi dan penguatan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.
Di sektor kesehatan, misalnya, pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas layanan puskesmas dan rumah sakit, termasuk dukungan terhadap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.
Sementara di bidang pendidikan, pemerintah daerah dituntut memastikan akses pendidikan semakin luas dan berkualitas. Pendidikan dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah turut menjadi perhatian utama. Mendagri mendorong pengelolaan sampah dilakukan sejak dari sumbernya atau berbasis hulu. Dengan demikian, volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA) dapat ditekan.
Tak hanya mengurangi timbunan sampah, pengelolaan dari sumber juga diharapkan mampu menciptakan nilai ekonomi. Sampah yang dikelola dengan baik dapat diolah kembali sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan asri.
Bagi Pemkab Tulungagung, keikutsertaan dalam agenda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sekaligus menyerap berbagai informasi terkait kebijakan nasional.
Kehadiran Ahmad Baharudin dan Tri Hariadi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai praktik baik yang telah diterapkan pemerintah daerah lain. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Tulungagung.
Ahmad Baharudin menyebut bahwa Pemkab Tulungagung akan berkomitmen terus menghadirkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Bersama meningkatkan pelayanan, membangun daerah, dan menghadirkan pemerintahan yang semakin dekat dengan masyarakat" katanya.
Editor : Sandy Sri Yuwana