RADAR TULUNGAGUNG – Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Tulungagung resmi memiliki kepengurusan cabang. Musyawarah Cabang (Muscab) HDCI Tulungagung yang digelar di Puri Kepatihan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, Minggu (30/8), menetapkan Dicky Musawan sebagai ketua periode 2026–2029.
Dicky menjadi calon tunggal dalam Muscab tersebut. Dari 25 anggota yang memiliki hak suara, seluruhnya menetapkan dan mengesahkan Dicky sebagai Ketua HDCI Tulungagung secara aklamasi.
Momen tersebut sekaligus menjadi sejarah baru bagi komunitas pecinta Harley-Davidson di Tulungagung. Sebab, HDCI Tulungagung menjadi pengurus cabang resmi pertama HDCI di Kota Marmer.
Muscab turut dihadiri Dewan Pembina HDCI Jawa Timur Heru Tjahjono dan Soenardi. Hadir pula Pengurus Pusat HDCI Edy Wahyono dan Sandy Brahmantia, Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Ivan Danara, serta jajaran pengurus dan member HDCI dari Surabaya, Kediri, dan Madiun.
Dicky mengatakan, berdirinya HDCI Tulungagung merupakan proses panjang. Sebelum memiliki kepengurusan resmi, aktivitas para pengguna Harley-Davidson di Tulungagung masih sebatas kelompok atau komunitas.
"Memang dari dulu sudah digadang-gadang HDCI Tulungagung itu untuk berdiri. Tapi ternyata belum ada yang bisa. Alhamdulillah, dengan dukungan penuh teman-teman dan pengurus Jawa Timur, akhirnya Pengcab Tulungagung bisa berdiri hari ini," ujarnya.
Pria 34 tahun tersebut mengaku dirinya memang berasal dari Tulungagung. Namun, selama tujuh tahun terakhir menjadi member HDCI di Surabaya. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk turut membangun HDCI di daerah asalnya.
Setelah kepengurusan resmi terbentuk, Dicky menyebut terdapat dua program yang bakal menjadi prioritas. Yakni touring dan bakti sosial.
"Di HDCI ada dua program yang paling kita laksanakan lebih dulu, yaitu kegiatan touring dan bakti sosial. Karena dua kegiatan ini menjadi rohnya HDCI," jelasnya.
Menurut dia, keberadaan HDCI tidak sekadar menjadi wadah berkumpulnya pemilik maupun pencinta motor Harley-Davidson. Organisasi yang telah berdiri lebih dari 36 tahun itu juga membawa semangat persaudaraan antarmember di seluruh Indonesia.
"HDCI adalah Harley Davidson Club Indonesia. HDCI ada di seluruh Indonesia. Dari ujung ke ujung kita brotherhood, menjunjung tinggi persaudaraan," katanya.
Saat ini, HDCI Tulungagung telah memiliki 36 anggota. Jumlah tersebut diharapkan terus berkembang seiring dengan semakin dikenalnya HDCI sebagai organisasi resmi di Tulungagung.
Dicky mengaku terharu sekaligus bangga dipercaya memimpin HDCI Tulungagung. Terlebih, dirinya mendapat amanah untuk mencatat sejarah sebagai ketua pertama.
"Terima kasih kepada teman-teman yang sudah support. Saya sebagai ketua terpilih secara aklamasi mengucapkan terima kasih banyak. Perasaannya terharu, senang, dan bangga bisa membuat sejarah baru di Tulungagung," pungkasnya.
Editor : Sandy Sri Yuwana