Radar Tulungagung - Suasana di SDN 4 Kampungdalem, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, mendadak ramai pada Rabu (2/9/2026) siang. Seorang anak diketahui mengalami kondisi darurat setelah kepalanya terjepit pada bagian tiang besi basket di lingkungan sekolah.
Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung. Laporan permintaan bantuan evakuasi diterima petugas sekitar pukul 12.40 WIB dari Nining Dwi R.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Penanganan dilakukan dengan memperhatikan kondisi korban agar proses pelepasan kepala dari tiang besi dapat berlangsung aman dan tidak menimbulkan cedera tambahan.
Korban diketahui bernama M. Alvarez. Saat petugas tiba di lokasi, posisi korban masih dalam kondisi kepala terjepit pada tiang besi basket.
Atas petunjuk Plt Kepala DPKP Kabupaten Tulungagung melalui Kabid Pemadaman dan Penyelamatan, proses penanganan dikoordinasikan langsung oleh Kasi Penyelamatan Iwan Supriyono.
Personel yang diterjunkan dalam penanganan tersebut terdiri dari Kasi Penyelamatan, analis kebakaran, serta personel Baruna 2. Petugas kemudian melakukan upaya evakuasi dengan hati-hati untuk memastikan korban dapat dilepaskan dari jepitan tanpa mengalami cedera lebih lanjut.
Karena kejadian berlangsung di lingkungan sekolah, proses evakuasi juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak sekolah. Keselamatan korban menjadi perhatian utama selama petugas melakukan penanganan.
Kejadian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya berkaitan dengan penanganan api. DPKP juga memiliki fungsi penyelamatan dalam berbagai kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
Mulai dari evakuasi korban yang terjebak hingga kondisi lain yang membutuhkan peralatan dan keterampilan khusus, petugas penyelamatan dapat diterjunkan sesuai kebutuhan dan prosedur penanganan.
Masyarakat pun diimbau segera menghubungi petugas ketika menghadapi situasi darurat yang membutuhkan bantuan penyelamatan. Dengan laporan yang cepat, petugas dapat segera menuju lokasi dan menentukan langkah penanganan sesuai kondisi korban maupun situasi di lapangan.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung