Plt Bupati Tulungagung Buka MTQ Ke-32, Jadi Ajang Cetak Generasi Qurani

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 16:19 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung membuka MTQ ke 32, Jumat (5/9). (PROKOPIM)
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung membuka MTQ ke 32, Jumat (4/9). (PROKOPIM)

 

RADAR TULUNGAGUNG – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 Kabupaten Tulungagung resmi dimulai. Ajang tersebut tidak sekadar menjadi arena adu kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Tulungagung.

 

MTQ ke-32 dibuka secara resmi oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, pada Jumat (4/9) di halaman GOR Lembu peteng. Ahmad Baharudin berharap pelaksanaan MTQ mampu mendorong masyarakat semakin dekat dengan Al-Qur’an. Tidak hanya membaca, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Yang lebih penting adalah bagaimana MTQ ini dapat mendorong kita untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, memahami isinya, dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan,” ujar Baharudin.

 

Menurutnya, MTQ juga dapat menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membangun masyarakat yang religius, berkarakter, rukun, dan berakhlak.

 

Ahmad memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ. Mulai orang tua, guru, ustaz dan ustazah, pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur’an, pembina, dewan hakim, panitia hingga masyarakat.

 

Dia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti MTQ dengan penuh semangat dan menjunjung sportivitas. Kompetisi, lanjutnya, bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

 

“Menjadi juara tentu merupakan kebanggaan. Namun, yang lebih penting bagaimana MTQ ini menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan kecintaan kepada Al-Qur’an,” katanya.

 

Ahmad Baharudin juga menekankan pentingnya pembinaan secara berkelanjutan. Para pembina dan penggiat Al-Qur’an diharapkan terus mengembangkan potensi para peserta agar lahir kafilah-kafilah berkualitas yang mampu membawa nama harum Tulungagung.

 

Terlebih, Tulungagung bakal menghadapi agenda MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2027. Karena itu, pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten tahun ini diharapkan menjadi salah satu pijakan untuk menyiapkan kafilah terbaik.

 

“Yang harus kita siapkan adalah tahun 2027. Kita harus memiliki kafilah yang berkualitas dan mampu memberikan prestasi positif,” tegasnya.

 

Dengan dibukanya MTQ ke-32, Ahmad berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda rutin tahunan. Lebih jauh, MTQ diharapkan mampu menjadi sarana meningkatkan kehidupan beragama sekaligus memperkuat kerukunan, persatuan, dan persaudaraan masyarakat.

 

“Dengan memohon ridho dan keberkahan Allah SWT, MTQ ke-32 Kabupaten Tulungagung tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka dan dimulai,” pungkasnya.

Editor : Sandy Sri Yuwana
plt bupati tulungagung plt bupati ahmad baharudin tulungagung mtq