Radar Tulungagung - Lapangan Pulerejo Sport Park, Desa Pulerejo, Kecamatan Ngantru (7/9) mulai dipadati peserta kompetisi Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 Zona 3 Tulungagung.
Kegiatan yang dibuka pukul 09.00 WIB dengan diawali tarian reog kendang yang menjadi ciri identitas budaya lokal di Tulungagung. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yakni 7-8 September 2026.
Kompetisi yang digelar di Pulerejo Sport Park, Jalan P. Diponegoro Nomor 29, Pulerejo, Kecamatan Ngantru, itu mempertemukan peserta dari empat daerah, yakni Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar.
Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyambut baik pelaksanaan kompetisi tersebut. Selain menjadi ajang pertandingan bagi generasi muda, kegiatan itu dinilai turut membawa manfaat bagi daerah karena secara tidak langsung ikut mengenalkan Kabupaten Tulungagung kepada peserta dari luar daerah.
“Alhamdulillah, Kabupaten Tulungagung menjadi tuan rumah. Pesertanya berasal dari Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek. Saya menyampaikan terima kasih kepada panitia dan tim Partai Golkar yang sudah menempatkan kompetisi ini di Kabupaten Tulungagung,” ujar Ahmad Baharudin.
Menurutnya, kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan kebanggaan tersendiri bagi Tulungagung. Terlebih, kompetisi tersebut juga sekaligus menjadi momentum untuk mengenalkan keberadaan fasilitas mini soccer di Pulerejo kepada masyarakat yang lebih luas.
“Ini menjadi kebanggaan Kabupaten Tulungagung karena dipercaya menjadi tuan rumah mini soccer. Saya juga menyampaikan terima kasih karena kegiatan ini secara tidak langsung membantu pemerintah dalam mempromosikan Kabupaten Tulungagung,” katanya.
Sementara itu, perwakilan DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fatoni mengatakan, kompetisi mini soccer tersebut digagas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur Ali Mufti. Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai sportivitas dan fair play kepada generasi muda.
“Generasi muda merupakan pemilik masa depan bangsa Indonesia. Untuk itu, sejak awal Golkar ingin membersamai agar nilai-nilai sportivitas, gotong royong, persatuan, dan kesatuan tumbuh dalam diri generasi muda di Jawa Timur,” ungkapnya.
Arif berharap kompetisi mini soccer dapat berkembang menjadi agenda rutin. Menurutnya, olahraga tersebut semakin diminati berbagai kelompok usia dan berpotensi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
“Mudah-mudahan setelah pelaksanaan ini, kegiatan mini soccer ini bisa menjadi kalender rutin bagi DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur,” harapnya.
Di sisi lain, Ahmad Baharudin mengajak seluruh peserta menjadikan pertandingan sebagai ajang berkompetisi sekaligus membangun kebersamaan. Ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan mematuhi aturan selama pertandingan.
“Kepada seluruh peserta, selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas dan ikuti aturan-aturan pertandingan yang ada,” pungkasnya.
Sumber : Radar Tulungagung