TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung mulai menyiapkan anggaran untuk dua agenda besar yang akan berlangsung pada 2027. Tak tanggung-tanggung, sekitar Rp50 miliar dicadangkan untuk membiayai pilkades serentak dan MTQ XXXII tingkat Jawa Timur.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan, pencadangan anggaran untuk dua agenda tersebut telah dilakukan sejak 2026. Dana itu nantinya diperkuat melalui tambahan anggaran dalam APBD 2027.
“Pencadangan di tahun 2026 ini dan anggaran tambahan di tahun 2027,” ujarnya.
Dari total Rp50 miliar yang disiapkan, porsi terbesar dialokasikan untuk pilkades serentak. Sekda Tulungagung Tri Hariadi menyebut kebutuhan pesta demokrasi tingkat desa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp30 miliar.
Sementara itu, penyelenggaraan MTQ XXXII tingkat Jatim diproyeksikan membutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan penyelenggaraan agenda tersebut.
“Jadi secara keseluruhan untuk biaya dua kegiatan besar tahun depan sekitar Rp50 M,” terang Tri Hariadi.
Pilkades serentak 2027 menjadi agenda dengan kebutuhan anggaran terbesar. Pemilihan kepala desa tersebut direncanakan diikuti 243 desa di Kabupaten Tulungagung.
Tahapan persiapan pilkades dijadwalkan mulai April 2027. Sementara pelaksanaan pemilihan diproyeksikan berlangsung pada September-Oktober 2027.
Dengan jumlah desa yang mengikuti pilkades serentak mencapai 243 desa, kebutuhan anggaran untuk agenda tersebut diperkirakan sekitar Rp30 miliar. Dana itu menjadi bagian dari total pencadangan sekitar Rp50 miliar untuk dua agenda besar tahun depan.
Di sisi lain, MTQ XXXII tingkat Jawa Timur juga membutuhkan persiapan anggaran tersendiri. Tulungagung akan menjadi lokasi penyelenggaraan agenda tersebut sehingga kebutuhan anggarannya diproyeksikan sekitar Rp20 miliar.
Dari proyeksi tersebut, sekitar Rp10 miliar di antaranya digunakan untuk mendukung persiapan fisik di Stadion Rejoagung. Kemudian sekitar Rp8 miliar untuk kegiatan yang ditangani Bagian Kesra Setda Tulungagung.
Baca Juga: Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Rp 30 Miliar untuk Pilkades Serentak 2027, Ini Peruntukannya
Pemkab Tulungagung memastikan anggaran untuk dua agenda besar tersebut bersumber dari APBD murni. Dana yang disiapkan bukan berasal dari perubahan anggaran keuangan (PAK).
“Dari APBD murni. Bukan PAK,” tegas Ahmad Baharudin.
Sementara untuk kebutuhan Pilkada Tulungagung 2029, pemkab belum mulai mengajukan dana cadangan. Ahmad Baharudin menyebut persiapan dana pilkada baru dilakukan setelah dua agenda besar pada 2027 rampung.
“Untuk dana pilkada, kita siapkan setelah tahun 2027. Yakni di APBD murni tahun 2028,” ujarnya.
Kebijakan tersebut berbeda dengan persiapan Pilkada 2024. Saat itu, Pemkab Tulungagung bersama DPRD telah menyisihkan anggaran sejak tiga tahun sebelum pelaksanaan, dimulai pada 2021.
Dengan demikian, fokus penganggaran Pemkab Tulungagung dalam dua tahun ke depan masih diarahkan pada kebutuhan pilkades serentak dan MTQ Jatim 2027. Setelah kedua agenda tersebut rampung, pencadangan dana untuk Pilkada 2029 baru mulai disiapkan melalui APBD murni 2028.(sri)
Editor : Vidya Sajar Fitri