TULUNGAGUNG – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Tulungagung menunjukkan komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan dan kebersihan fasilitas publik.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bernama Ecolife, PNM menyalurkan bantuan berupa 34 buah tempat sampah dan memberikan pelatihan kepada 30 nasabah Mekaar yang berada di lingkungan sekitar Bank Sampah Manfaat yang terletak di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.
Pelatihan yang diberikan yaitu membuat pot bunga yang dicat dibentuk karakter hewan maupun tokoh kartun yang menarik sehingga mempunyai nilai jual/nilai ekonomis.
Hasil karya para nasabah nantinya akan dijual ke Bank Sampah Manfaat (sebagai offtaker) dengan nominal Rp 10.000/pot galon.
Dengan harapan dapat menambah pengahasilan tambahan dan juga mengolah sampah menjadi barang yang bermanfaat.
Agenda penyerahan dan pelatihan ini dihadiri oleh jajaran manajemen PNM Cabang Tulungagung, kepala desa, kepala dusun, tokoh masyarakat setempat, serta puluhan ibu-ibu nasabah PNM Mekaar yang berada di sekitar bank sampah.
Pemimpin PNM Cabang Tulungagung, Bapak Irvan Effendi, menyatakan bahwa program Ecolife ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kepedulian lingkungan.
Melalui program ini diharapkan dapat mengurangi sampah plastik, menekan jumlah limbah plastik di lingkungan warga, mengubah perilaku masyarakat agar terbiasa memilah sampah.
Dengan pemanfaatan limbah sampah diharapkan dapat meningkatkan ekonomi, membantu warga mendapat uang dari sampah.
Terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas banjir.
Apresiasi mendalam disampaikan langsung oleh Kepala Desa Bolorejo atas inisiatif program ini.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PNM Cabang Tulungagung atas bantuan tempat sampah ini, dan dengan diberikannya pelatihan pemanfaatan galon bekas air mineral menjadi pot bunga yang berikutnya akan dijual sehingga dapat menjadi tambahan pemasukan perekonomian warga masyarakat Desa Bolorejo. Semoga sinergi ini membantu mewujudkan lingkungan desa yang lebih sehat dan rapi," ujar Ibu I Agustina Indrayani BA, Kepala Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.
Melalui konsistensi program TJSL Ecolife, PNM menegaskan perannya yang tidak hanya fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan ekonomi mikro, tetapi juga aktif berkontribusi pada pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGS), khususnya dalam pengelolaan lingkungan permukiman yang layak dan berkelanjutan.(*)
Editor : Vidya Sajar Fitri