Sempat Dikira Sedang Beristirahat, Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Musala Kantor Kecamatan Kali

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 00:13 WIB
Sempat Dikira Beristirahat, Pria Asal Blitar Ditemukan wafat di Musala Kantor Kecamatan Kalidawir.(POLRES TULUNGAGUNG)
Sempat Dikira Beristirahat, Pria Asal Blitar Ditemukan wafat di Musala Kantor Kecamatan Kalidawir.(POLRES TULUNGAGUNG)

Radar Tulungagung - Seorang pria yang sempat dikira tengah beristirahat di dalam musala Kantor Kecamatan Kalidawir ternyata telah meninggal dunia. Korban ditemukan saat seorang pegawai hendak membersihkan musala untuk persiapan salat Dzuhur, Senin (14/9/2026).

Korban diketahui berinisial M.A.S, 37, warga Lingkungan Gondanglegi, Desa Sutojayan, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Sebelumnya, sekitar pukul 10.45 WIB, seorang saksi masuk ke dalam musala dan melihat korban sedang dalam posisi tidur.

Saat itu saksi tidak menaruh curiga karena mengira korban sedang beristirahat. Saksi kemudian meninggalkan musala. Sekitar pukul 11.00 WIB, seorang pegawai yang hendak membersihkan musala melihat korban masih berada dalam posisi yang sama.

Ketika didekati, kondisi tubuh korban sudah pucat dan dikerumuni semut. Pegawai tersebut kemudian keluar untuk memberitahu rekan-rekannya. Setelah diperiksa bersama, korban diketahui sudah tidak bergerak dan kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kalidawir.

Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas Puskesmas Tunggangri kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, korban dipastikan telah meninggal dunia.

Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdianto mengatakan, pemeriksaan terhadap tubuh korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan.

"Berdasarkan pemeriksaan tim Puskesmas Tunggangri dan Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban," terang Nanang.

Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan pihak keluarga. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap jenazah.

"Korban telah meninggal dunia dan tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban," jelasnya.

Pihak keluarga meminta agar pemeriksaan dilakukan melalui visum luar. Setelah proses tersebut dilakukan di RSUD dr. Iskak Tulungagung, jenazah akan langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

"Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan," ujarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit kencing manis. Hingga penanganan di lokasi selesai, polisi tidak menemukan indikasi yang mengarah pada tindak kekerasan dalam kematian korban. 

Editor : Rahiiq Al Bachri
Sumber : Radar Tulungagung
meninggal dzuhur radar tulungagung polres tulungagung persiapan