Radar Tulungagung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung melakukan penelusuran terhadap warga daerah ini yang diduga berkaitan dengan kecelakaan kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Upaya tersebut dilakukan secara jemput bola berdasarkan instruksi Bupati Tulungagung.
Kepala BPBD Tulungagung Sudarmaji mengatakan penelusuran dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai warga Tulungagung yang menjadi korban maupun yang masih belum diketahui keberadaannya. BPBD mengawali upaya tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan.
“BPBD Tulungagung melakukan upaya jemput bola untuk mendapatkan informasi sekaligus menindaklanjuti korban dari KM Virgo Transport 8. Upaya ini kami lakukan berdasarkan instruksi dari Bupati Tulungagung,” ujar Sudarmaji.
Menurutnya, koordinasi dilakukan dengan meminta masing-masing kecamatan melakukan pengecekan terhadap warganya. Informasi dari kecamatan kemudian menjadi dasar BPBD untuk memetakan warga Tulungagung yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
“Untuk mendapatkan data tersebut, kami mulai melakukan penelusuran melalui informasi dari masing-masing kecamatan. Kami meminta kecamatan untuk mengecek dan melaporkan apabila ada warganya yang menjadi korban dalam kejadian tersebut,” jelasnya.
Hingga saat ini, baru tiga kecamatan yang telah menyampaikan informasi kepada BPBD. Dari 19 Kecamatan baru Kecamatan Kedungwaru, Campurdarat, dan Besuki. Data dari ketiga wilayah tersebut masih terus dihimpun dan diperbarui.
“Sampai saat ini, baru tiga kecamatan yang memberikan informasi kepada BPBD, dari Kecamatan Kedungwaru, Campurdarat, dan Besuki melalui group yang dibuat ada. Data tersebut masih terus kami kumpulkan untuk memastikan kondisi warga Tulungagung yang terkait dengan kejadian ini,” ungkap Sudarmaji.
Dari laporan Kecamatan Kedungwaru, terdapat dua warga Desa Majan yang masih dinyatakan hilang. Keduanya yakni Danil Iswahyudi, 40, yang disebut bekerja sebagai sopir, serta Sukardi, 51, yang bekerja sebagai kernet.
Keduanya hingga kini belum dapat dihubungi. BPBD masih menunggu perkembangan informasi dari pihak berwenang, termasuk pembaruan terkait proses pencarian korban.
Di sisi lain, satu warga Tulungagung dari Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, dipastikan selamat. Warga tersebut yakni Apriyanto, 34. Berdasarkan informasi yang diterima BPBD, Apriyanto saat ini berada di Banjarmasin dan telah kembali beraktivitas. Serta, di desa besuki kepala desa adakan doa bersama untuk para korban.
“Untuk warga dari Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, berdasarkan informasi yang kami terima, yang bersangkutan dinyatakan selamat. Saat ini sudah berada di Banjarmasin dan sudah kembali beraktivitas. Sementara di desa besuki kepala desa mengadakan doa bersama,” kata Sudarmaji.
Sudarmaji menegaskan pendataan belum berhenti. BPBD masih melakukan pemutakhiran informasi bersama pemerintah kecamatan dan pihak terkait untuk memastikan kondisi warga Tulungagung yang berkaitan dengan kecelakaan KMP Virgo Transport 8.
“Data ini masih kami lakukan pemutakhiran. Kami terus berkoordinasi dengan kecamatan dan pihak terkait untuk memastikan identitas maupun kondisi warga Tulungagung yang terdampak atau terkait dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8,” pungkasnya.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung