Bendosari Night Carnival 2026: 16 Tim RT/RW Ramaikan Pawai Budaya Peringati HUT Ke-81 RI

Rinto Wahyu Hidayat • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 19:00 WIB
Kepala Desa Bendosari Munarto menyerahkan piala penghargaan kepada perwakilan tim karnaval Bendosari pada Sabtu (26/09/2026) malam.
Kepala Desa Bendosari Munarto menyerahkan piala penghargaan kepada perwakilan tim karnaval Bendosari pada Sabtu (26/09/2026) malam.

TULUNGAGUNG – Sebanyak 16 tim RT/RW se-Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, ambil bagian dalam Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9).

Acara bertajuk "Pesta Rakyat, Sound System, Karnaval" itu mengusung tema Pawai Budaya dan Sound System dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi cek sound pada Jumat (25/9) malam pukul 19.00 WIB. Puncak acara berlangsung keesokan harinya, Sabtu (26/9), mulai pukul 16.00 WIB dengan menampilkan pawai budaya dari seluruh tim peserta mencapai ribuan, yang melibatkan berbagai elemen masyarakat desa.

Kepala Desa Bendosari, Munarto mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan karnaval tidak lepas dari koordinasi lintas elemen yang dilakukan sejak tahap perencanaan.

Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).
Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).

Kepanitiaan melibatkan perangkat desa, lembaga desa, Polres, Koramil, puskesmas desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, PKK, hingga perwakilan RT/RW di setiap dusun.

"Semua unsur kami libatkan sejak awal, dari rapat koordinasi, penyusunan rute, sampai teknis di lapangan. Tidak ada yang bekerja sendiri di sini," kata Munarto.

Dia menambahkan, seluruh proses persiapan berlangsung selama 20 hari melalui rapat rutin dan komunikasi intensif antarpanitia.

Panitia menetapkan rute resmi karnaval yang dimulai dari Perempatan Mushola Al-Ikhsan dan berakhir di Balai Desa Bendosari. Rute tersebut melintasi panggung kehormatan yang berlokasi di timur kantor desa.

Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).
Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).

Sepanjang rute, warga dapat menyaksikan arak-arakan kendaraan hias, atraksi sound system, serta pertunjukan seni budaya dari masing-masing tim peserta.

Penampilan 16 tim RT/RW di panggung kehormatan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Bendosari beserta perangkat desa.

Hadir pula unsur lembaga desa seperti Karang Taruna, LPM, dan BPD, jajaran Forkopincam Ngantru yang meliputi Kapolsek dan Koramil, para ketua RT/RW, serta warga desa.

Pada penghujung penampilan, seluruh tim peserta Bendosari Night Carnival menerima piala apresiasi. Piala tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Bendosari bersama unsur panitia pelaksana.

Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).
Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan maupun kondisi darurat, panitia menggandeng tim keamanan gabungan yang terdiri atas Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas. Mereka disebar di titik-titik rawan sepanjang rute karnaval.

Tim kesehatan dari puskesmas desa turut disiagakan selama acara berlangsung untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Munarto juga menginstruksikan agar seluruh rangkaian acara tuntas sebelum pukul 23.00 WIB. Hal itu mengacu pada imbauan yang beredar dari Plt Bupati Tulungagung.

Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).
Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).

Karnaval tahun ini diikuti ribuan peserta yang berasal dari berbagai dusun, sekolah, organisasi kemasyarakatan, hingga pelaku UMKM lokal.

Acara berlangsung dalam dua sesi, yakni siang dan malam hari, dengan sesi malam sebagai puncak pesta rakyat.

Munarto menegaskan, penyelenggaraan karnaval bukan semata-mata agenda pemerintah desa, melainkan milik seluruh warga Bendosari.

"Ini bukan acara pemerintah desa semata, ini acara milik seluruh warga Bendosari," ujarnya.

Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).
Bendosari Night Carnival 2026, Sabtu (26/9/2026).

Dia berharap semangat "Bendosari Bersatu" yang diusung dalam karnaval tersebut dapat terus terjaga, tidak hanya sebagai agenda tahunan, tetapi juga tumbuh dalam kehidupan sosial warga sehari-hari.

"Semoga semangat Bendosari Bersatu ini terus hidup, bukan hanya saat karnaval, tapi dalam kehidupan sehari-hari warga Bendosari," pungkasnya.(rin)

Editor : Vidya Sajar Fitri
bendosari night carnival ngantru karnaval pawai budaya