Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

17 Tahun Minim Penanganan, Lokasi di Tulungagung ini Langganan Banjir!

Dharaka R. Perdana • Selasa, 25 Februari 2025 | 01:07 WIB
17 tahun minim penanganan, lokasi di Tulungagung ini menjadi langganan banjir
17 tahun minim penanganan, lokasi di Tulungagung ini menjadi langganan banjir

Radar Tulungagung - Hujan deras memicu banjir di Jalan Kelud, tepatnya depan kantor Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman pada Senin (24/2) sore.

Akibatnya banyak kendaraan roda dua yang mogok saat memaksakan diri melintas. Bahkan jalan yang tergenang banjir ini juga menimbulkan kemacetan salah satu jalan alternatif Tulungagung - Kediri ini.

Andika, salah satu remaja setempat mengatakan, genangan mulai terlihat usai hujan deras mengguyur wilayah desa setempat sejak Senin siang.

Akibatnya air dari sungai di sekitar meluap dan mengalir ke ruas jalan di depan kantor Desa Sidorejo tersebut.

"Sejak siang, air mulai menggenangi jalan ini. Para pemuda pun akhirnya turun ke jalan membantu pengendara sepeda motor yang mogok," katanya.

Sementara itu Kades Sidorejo Danang Catur Setyo Utomo mengatakan, banjir di depan kantor desa yang dipimpinnya itu bukanlah hal yang baru.

Bahkan genangan itu sudah sering terlihat semenjak dia mulai memimpin desa pada 2008 silam. Artinya selama 17 tahun tidak ada penanganan berarti.

"Banjir di jalan depan kantor desa bukanlah hal baru," ujarnya melalui sambungan telepon.

Danang, -sapaan akrabnya menambahkan, permasalahan ini sebenarnya dipicu pendangkalan Kali Song yang melintasi Kecamatan Kauman.

Saat hujan deras seperti ini, sungai tersebut tidak mampu menampung air lantaran sedimentasi yang menumpuk di dasarnya. Padahal Sidorejo selalu mendapat kiriman air dari desa - desa.

"Air yang terkumpul di Sidorejo pun akhirnya menunggu antrean untuk masuk sungai dan menimbulkan genangan," jelasnya.

Pria berkumis ini melanjutkan, permasalahan ini sebenarnya sudah sering di-sounding-kan ke pihak kecamatan.

Namun sampai saat ini terkesan dicueki. Baru, saat timbul banjir yang cukup tinggi membuat banyak orang kelimpungan.

"Semoga ada tindak lanjut dari pihak-pihak terkait agar permasalahan ini tidak terus terulang setiap tahun," tandasnya.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#tulungagung #langganan banjir #banjir #desa sidorejo