RADAR TULUNGAGUNG - Setelah mulai dioperasionalkan pada awal bulan Februari kemarin, Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) Tulungagung terus dalam pengawasan.
Nyatanya, masih ada beberapa evaluasi dan perbaikan yang harus dilakukan oleh instansi yang menanganinya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Tulungagung, Anang Pratistianto mengungkapkan pengoperasionalan IPLT Tulungagung terus dilakukan pemantauan.
Yakni mulai dimulainya operasional hingga saat ini.
Anang mengakui satu-satunya IPLT di Tulungagung itu masih belum sempurna.
Karena ada beberapa evaluasi dan perbaikan yang harus dilakukan.
“IPLT masih terus kita pantau, ini sudah sekitar sebulan berjalan. Ada beberapa bagian yang perlu dilakukan perbaikan,” terang Anang.
Dia menegaskan kekurangan-kekurangan yang ada dalam IPLT akan dituntaskan seluruhnya pada tahun ini.
Tentunya perbaikan akan dilakukan secara bertahap.
Untuk sementara ini, Anang menyebut sudah ada 6 truk tinja yang telah ditampung IPLT yang terletak di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu itu.
Jumlah segitu, Anang mengamini memang cukup kecil.
Padahal, pihak Dinas Perkim Tulungagung telah berkirim surat resmi kepada pihak swasta pengusaha sedot lumpur tinja di Tulungagung untuk memanfaatkan IPLT tersebut.
Hanya saja, truk tinja yang masuk masih kurang dari harapan.
“Sudah kami surati, mereka juga telah mengiyakan sebenarnya,” tutupnya. ***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri