Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pernah Jadi Kuli Batu dan Sering Merantau, Begini Sosok Bos K-Cunk Motor Tulungagung yang Jadi Korban Penggelapan Mobil

Dharaka R. Perdana • Rabu, 26 Februari 2025 | 17:14 WIB

Owner K-Cunk Motor Suryono Hadi Pranoto
Owner K-Cunk Motor Suryono Hadi Pranoto

RADAR TULUNGAGUNG - Kasus penggelapan kendaraan milik dealer mobil bekas K-Cunk Motor Tulungagung membuat masyarakat Tulungagung dan sekitarnya tersentak.

Bahkan akibat perbuatan salah satu karyawannya, membuat K-Cunk Motor merugi hingga Rp 1,5 miliar.

Baca Juga: Karyawan Kepercayaan K-Cunk Motor Tulungagung Tilep Uang Penjualan Mobil Dengan Total 1,5 Miliar, Begini Kronologinya

Mengingat ada 7 mobil milik K-Cunk Motor yang lenyap digelapkan pelaku bernama Rindo.

Saat ini kasus penggelapan mobil K-Cunk Motor pun masih ditangani Satreskrim Polres Tulungagung.

Baca Juga: Ini Dia Deretan Mobil Yang Penjualannya Digelapkan Oleh Karyawan K-Cunk Motor Tulungagung

Namun seperti apa sosok pemilik K-Cunk Motor itu? Berikut ulasannya.

Kesuksesan K-Cunk Motor yang menjadi dealer mobil bekas yang cukup diperhitungkan di Indonesia tak lepas dari tangan dingin Suryono Hadi Pranoto.

Baca Juga: Razia Penitipan Sepeda Motor, Polsek Campurdarat Temukan Sepeda Motor Tanpa TNKB dan Knalpot Brong

Ya, pria yang akrab disapa Kacung ini sudah mengalami jatuh bangun membangun bisnisnya itu.

Hal ini diungkapkan Kacung saat melakukan podcast dengan Radar Tulungagung tahun lalu.

Baca Juga: Dua Motor Balap Berhasil Diamankan Polsek Sumbergempol Polres Tulungagung, Diduga Kedua Motor Akan Balap Liar

Semua tidak terjadi secara instan, namun Kacung sudah terbiasa bekerja sejak duduk di bangku SD.

Bahkan Kacung pernah menjadi kuli batu saat masih bocah. Bahkan selulus SMA Kacung pun merantau ke luar kota bahkan Kalimantan.

Pekerjaan yang dijalani Kacung pun bermacam-macam. Bahkan menjadi tukang tambal ban bus di Medaeng, Sidoarjo pun bernah dilakoninya.

Masuk 2008, pria asal Desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Tulungagung memulai bisnis dengan berjualan motor dengan membuka showroom kecil-kecilan.

Baca Juga: Berikut Tips Hindari Rem Blong pada Motor Matic di Jalan Menurun

Faktanya, usaha awal yang dirintis 2008 itu tidak memiliki umur panjang. Dua tahun berselang, atau pada 2010, usahanya itu gulung tikar.

Semua barangnya habis, bukannya menghasilkan untung tapi menghasilkan utang yang menumpuk.

Saking kerenya, jangankan sepeda motor, sepeda ontel saja Kacung tidak punya.

Baca Juga: Tak Punya SIM, Pelajar di Bandung Tulungagung Nekat ke Sekolah Bawa Motor

Karena kondisi tersebut, Kacung mencoba mencari jalan lain dengan merantau ke Taiwan masih dengan modal uang hasil utang.

Dari merantau beberapa tahun itu, Kacung malah terserang sebuah penyakit sehingga kesehatannya menurun dan membuatnya harus pulang pada 2013. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #dealer mobil bekas #bandung tulungagung #k cunk motor #mobil bekas #suryono hadi pranoto #kacung #nglampir