RADAR TULUNGAGUNG - Kisah perjalanan Suryono Hadi Pranoto alias Kacung membangun bisnis dealer mobil bekas K-Cunk Motor di Tulungagung masih menarik untuk disimak.
Sekadar diketahui, bos K-Cunk Motor baru saja menderita kerugian hingga Rp 1,5 miliar.
Hal ini dipicu penggelapan mobil oleh salah satu karyawan kepercayaan K-Cunk.
Selain sudah akrab dengan dunia kerja sejak kecil, Kacung juga mengikuti iklim tenaga kerja di Tulungagung.
Baca Juga: Ini Dia Deretan Mobil Yang Penjualannya Digelapkan Oleh Karyawan K-Cunk Motor Tulungagung
Tercatat dia pernah menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sebuah pabrik lem di Taiwan.
Hasil mengadu nasib di Taiwan itulah yang menjadi awal dari bisnis mobil bekas K-Cunk Motor yang menggurita saat ini.
Bermodal duit Rp 40 juta dia pun akhirnya memulai lagi bisnis yang sempat ditekuninya meskipun berakhir dengan kegagalan.
Mobil pertama uang ia jual belikan adalah sedan Timor berwarna merah dengan harga Rp 30 juta.
Baca Juga: Razia Penitipan Sepeda Motor, Polsek Campurdarat Temukan Sepeda Motor Tanpa TNKB dan Knalpot Brong
Begitu dijual, ternyata mobil dagangan pertamanya laku Rp 37 juta. Artinya Kacung mendapat keuntungan kotor Rp 7 juta.
Setelah dipotong administrasi Rp 2 juta, dia mendapat keuntungan bersih Rp 5 juta.
Berjalannya waktu, saat ini mobil bekas dagangannya sudah mencapai ratusan unit.
Penjualannya pun menyebar hingga seluruh Indonesia. ****
Editor : Dharaka R. Perdana