RADAR TULUNGAGUNG - Dua perlintasan kereta api sebidang di Tulungagung bakal dibangun palang pintu dan pos jaga pada tahun 2025 ini.
Pembangunannya bukan menggunakan APBD Tulungagung, tetapi menggunakan anggaran hibah dari APBD Provinsi Jawa Timur.
Dua perlintasan sebidang yang akan dibangun berada di JPL 215 Desa/Kecamatan Rejotangan, serta pada JPL 237 Desa Kromasan Kecamagan Ngunut.
Pada senin (24/2) lalu, gabungan beberapa instansi telah melakukan tinjauan lapangan bersama pada dua lokasi tersebut.
Itu mulai dari Dishub Jatim, PT KAI Daop 7 Madiun, Balai Teknik Perkeretaapian Surabaya, Satlantas Polres Tulungagung, Serta Dishub Tulungagung.
Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dishub Tulungagung Panji Putranto memastikan dua perlintasan kereta api sebidang itu bakal segera dibangun.
Artinya tinjauan bersama yang telah dilakukan membuhkan hasil.
“Ada dua titik yang akan dilakukan pembangunan palang pintu dan pos jaga,” terang Panji.
Diketahui pada salah satu perlintasan kereta api yang akan dibangun itu, beberapa pekan yang lalu sempat ada satu kejadian.
Tetapi menurut Panji, rencana pembangunan dan tinjauan bersama itu telah dirancang jauh sebelumnya.
Sehingga narasi menunggu kejadian dulu baru dilakukan pembangunan, sebenarnya tidaklah cocok.
“Tinjauan bersama senin itu sudah disiapkan jauh hari. Kebetulan menjelang hari H, malah ada satu kejadian disana,” katanya.
Baca Juga: Satu Perlintasan KA Sebidang di Tulungagung Tidak Dapat Dibangun Palang Pintu, Ini Penyebabnya
Panji melanjutkan untuk membangun dua palang pintu dan pos jaga itu, merupakan hibah dari Dishub Jatim.
Sehingga penganggarannya berasal dari APBD Jawa Timur.
Menurut informasi pembanguannnya akan dimulai setelah Idul Fitri tahun 2025 ini.
Setelah itu dibangun, pihak Dishub Tulungagung tinggal menyiapkan penjaga palang pintu yang ditugaskan.
“Kalau saat pembangunan nanti kita akan koordinasi dengan Pemdes setempat agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintasinya,” tutupnya.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri