RADAR TULUNGAGUNG - Salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo adalah mengisi jabatan eselon II yang kini masih kosong.
Untuk mengisinya, sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan segera melakukan kajian mulai sekarang.
Beberapa dinas dan badan di lingkungan Pemkab Tulungagung diketahui belum memiliki kepala definitif.
Mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Selain itu beberapa jabatan kepala bidang (Kabid) juga belum diisi pejabat definitifnya.
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Tulungagung, Panhis Yody Wirawan berharap agar jabatan-jabatan yang kosong itu segera dilakukan pengkajian oleh eksekutif.
Karena itu menyangkut dengan kinerja dari perangkat-perankat daerah yang saling berkaitan.
“Harapannya Bupati Tulungagung segera melakukan kaijan. Segera mempertimbangkan mana calon yang terbaik,” ungkap Panhis.
Panhis melihat bahwa bupati Tulungagung cukup berhati-hati memilih kepala dinas/badan.
Tentu itu bagus. Fraksi Nasdem akan mendukung jika pemilihan pejabat eselon II ini dilakukan secara berhati hati agar mendapatkan orang yang terbaik.
“Keyakinan saya bupati akan akan mencari orang yang terbaik untuk mengisi jabatan-jabatan yang masih kosong ini,” akunya.
Meski begitu, Panhis mengingatkan bahwa eksekutif juga memiliki tugas yang lebih urgent lagi.
Yakni penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan sinkronisasi dengan program pemerintah provinsi dan pusat.
“Itu akan menyita energi cukup besar. Kalau saran saya, untuk sementara dilakukan pergeseran saja dulu, bupati harus fokus ke RPJMD karena berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” katanya.
Karena jika harus melaksanakan seleksi terbuka (Selter) untuk mengisi itu, akan memerlukan waktu yang tidak sebentar.
“Yang penting adalah kepentingan masyarakat dulu, kalau mengisi jabatan eselon II, pergeseran saja saya rasa cukup,” tutupnya.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri