Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

400 Penyandang Disablitas-Masyarakat Rentan di Tulungagung Disulkan Dapat Bantuan Rehabsos

Aditya Yuda Setya Putra • Kamis, 6 Maret 2025 | 22:01 WIB
Ilustrasi disabilitas.
Ilustrasi disabilitas.

Ratusan penyandang disabilitas dan masyarakat rentan diajukan sebagai penerima bantuan oleh Dinsos Tulungagung. Hal ini ditujukan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan bagi pemerlu rahibilitasi sosial.

Kabid Rehabsos Dinsos Tulungagung, Efif Sakti Wibowo mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses pengusulan bantuan bagi penyandang disabilitas dan masyarakat rentan.

Bantuan diajukan ke UPT Ditjen Rehsos Kementerian Sosial RI Sentra Terpadu "Kartini" di Temanggung.

“Total yang kita usulkan mungkin ada sekitar 300-400 orang. Berupa kebutuhan layak, ada alat bantu disabilitas, kemudian bantuan kewirausahaan,” ucapnya.

Sampai saat ini, total ada sebanyak 110 item bantuan yang sudah terealisasi. Rinciannya, 100 paket kebutuhan layak dan 10 paket bantuan kewirausahaan. Efif mengaku, paket kebutuhan layak juga diisi Sembilan bahan pokok (sembako) dan tambahan nutrisi.

“Jadi Insya Allah makannya terus nutrisinya juga tercover,” sebutnya.

Selain itu, pengadaan bantuan puluhan alat bantu dengar juga bakal direalisasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Baik itu dengan Kementerian Sosial lewat Sentral terpadu Balai Kartini, kemudian dengan Dinas Sosial provinsi di Kabupaten Tulungagung,” kata Efif.

Meski tak merinci, Efif mengungkapkan bahwa tahun ini Kabupaten Tulungagaung mendapat jatah bantuan alat disabilitas yang cukup besar.

“Juga kita ada alat bantu dengan kruk, kemudian kursi roda, macam-macam. Insya Allah jumlahnya lumayan sehingga bisa mengcover masyarakat Tulungagung yang butuh,” akunya.

Lalu, tahun ini ada sekitar 60 unit kursi roda dan 30 unit alat bantu dengar dimasukkan sebagai salah satu item di APBD. Mengingat tingginya tingkat kebutuhan, Dinsos juga akan kembali mengajukan bantuan kaki dan tangan palsu ke UPT Ditjen Rehsos Kementerian Sosial RI Sentra Terpadu "Kartini" di Temanggung.

“Iya tetap kita usulkan ke sentra Temanggung karena yang punya khusus yang kaki palsu-tangan palsu ini sementara kita koordinasi kolaborasi dengan Sentra terpadu Temanggung. Ada mungkin sekitar 20 sampai 30 kemarin data yang masuk,” ujarnya.

Data di atas masih bisa berubah, mengingat Dinsos Tulungagung mengimbau masyarakat untuk membuat pengajuan atas bantuan alat-alat disabilitas.

“Itu data sementara. Kalau ada yang mau ikut diusulkan ya monggo, kita tunggu,” pungkasnya.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#tulungagung #berita tulungagung #penyandang difabel tulungagung #bantuan difabel tulungagung #Pemkab Tulungagung #dinsos tulungagung