RADAR TULUNGAGUNG - Warga eks lokalisasi Ngujang Tulungagung menggelar berbagai kegiatan sosial dan keagamaan selama bulan Ramadhan.
Pada Kamis (6/3), mereka mengadakan aksi bagi-bagi takjil kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.
Baca Juga: Tips Lari Malam Selama Ramadhan ala Runner Tulungagung
Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama dengan Pemerintah Desa Ngujang dan mendapat sambutan positif dari warga.
Selain berbagi takjil, warga juga melaksanakan Safari Ramadhan yang diisi dengan pengajian di Musholla Darusalam.
Baca Juga: 7 Menu Takjil Sehat untuk Buka Puasa agar Tetap Bugar Selama Ramadhan
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan pemahaman dan nilai-nilai keagamaan di kalangan warga.
Pengajian ini juga diikuti berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda setempat, yang semakin menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci.
Baca Juga: Hukum Bagi Orang yang Puasa Ramadhan tapi Tidak Sholat Lima Waktu
Kepala Desa Ngujang, Siswandi ST, bersama perangkat desa juga turut serta dalam Safari Ramadan di Musholla Darusalam.
Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan oleh pemerintah desa sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan eks lokalisasi.
Baca Juga: Penggunaan Medsos di Bulan Ramadhan Berlebihan Dapat Mengurangi Pahala!
"Kami ingin terus mendorong warga untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, sehingga kehidupan masyarakat di sini semakin harmonis dan positif," ujar Siswandi.
Tidak hanya itu, warga juga mengadakan kerja bakti membersihkan lapangan sebagai bagian dari program kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Kegiatan gotong royong ini melibatkan seluruh warga, yang dengan penuh semangat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.
Terutama menjelang berbagai kegiatan Ramadhan yang akan digelar di kawasan tersebut.
Baca Juga: Panduan Jadwal Lari Selama Puasa Ramadhan: Tetap Bugar Tanpa Kehabisan Energi
Menurut warga setempat, sejak lokalisasi Ngujang resmi ditutup pada 2010, banyak dari mereka yang beralih profesi dengan membuka warung kopi, usaha kecil, dan tempat karaoke.
Namun, sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan Ramadhan, seluruh tempat karaoke di wilayah tersebut ditutup total selama Ramadhan.
Baca Juga: Rahasia Bakar Lemak Saat Puasa Ramadan, Lakukan Hal Ini Agar Badan Tetap Terjaga di Bulan Ramadhan
Dengan adanya rangkaian kegiatan Ramadan ini, warga eks lokalisasi Ngujang diharapkan semakin aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Serta semakin solid dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis.
Editor : Dharaka R. Perdana